news

Ada Upaya Psy Wars ke Jokowi? SBY Sebut Tak Pernah Cawe-Cawe soal Gelar AHY dan Selingkuhi Konstitusi

Minggu, 13 Oktober 2024 | 07:27 WIB
Kritikan SBY pada Jokowi soal konstitusi. (Instagram.com/ presidenyudhoyonoalbum)

SketsaNusantara.id - Beberapa waktu lalu, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyatakan tidak cawe-cawe atas gelar doktor Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Universitas Airlangga Surabaya, Senin 7 Oktober 2024.

Selang beberapa hari, SBY juga menyebut dirinya tidak pernah menyelingkuhi konstitusi selama menjabat sebagai presiden.

Ia mengakui bahwa dirinya ada banyak kekurangan selama menjabat sebagai presiden, tetapi tidak pernah menyelingkuhi konstitusi.

Baca Juga: SBY Usap Air Mata, Moment Haru AHY Raih Gelar Doktor dan Lulus Cumlaude dari Universitas Airlangga

Tentu banyak kekurangan kita, ada kelemahan kita, ada beberapa hal yang tidak bisa kita lakukan, tetapi kita tidak berselingkuh, kepada sistem, kepada konstitusi, kepada hal-hal yang patut dipedomani dalam kehidupan bernegara," kata SBY, 10 Oktober 2024.

Pakar Filsafat dan Pengamat Politik Rocky Gerung mebnilai bahwa belakangan ini ada jarak antara SBY dengan Joko Widodo (Jokowi).

Sinyal tersebut bahkan sudah diperlihatkan jauh-jauh oleh SBY seperti dengan adanya surat, puisi, hingga sejumlah pernyataan.

Baca Juga: Jokowi Disebut seperti Raja dan Membuat Rakyat Mual, Mahfud MD Bandingkan dengan Soeharto, Gus Dur, hingga SBY

Semua itu menunjukkan persepsi SBY terhadap kondisi politik.

"Kan sinyal ini sudah dicicil Pak SBY mulai dari surat, mulai dari puisi, bahkan statement-statement yang memperlihatkan persepsi Pak SBY terhadap kondisi politik negeri ini," kata Rocky, dikutip SketsaNusantara.id dari video kanal Youtube Rocky Gerung Official, 12 Oktober 2024.

Menurutnya, SBY mula serius menyampaikan kritikan halus kepada Jokowi menjelang lengser.

Baca Juga: Temui Prabowo Subianto dan Jokowi, SBY Disebut Siap Dukung Pemerintahan Mendatang, Sekaligus Perkuat Posisi Demokrat di Kabinet Zaken?

Hal itu menegaskan posisi SBY yang secara konseptual berseberangan dengan strategi politik dan pembangunan Jokowi selama ini.

"Dan bila Pak SBY pada akhirnya secara intensif ya sedikit 'menyerang' Pak Jokowi, untuk menunjukkan positioning. Itu hal yang biasa saja," lanjut Rocky.

Halaman:

Tags

Terkini