news

3 Kontroversi Daniel Limantara, Dituding Tak Bayar Royalti hingga Open Donasi untuk Operasional Neo Historia

Rabu, 9 Oktober 2024 | 10:00 WIB
Potret Daniel Limantara pendiri Neo Historia (Instagram/@danielim7)

 

SketsaNusantara.id - Neo Historia, portal konten sejarah dan sosok pendirinya, Daniel Limantara tengah jadi sorotan beberapa hari kebelakang.

Program open donasi yang digelar Daniel Limantara untuk Neo Historia pada 4 Oktober 2024 menuai kontroversi.

Pasalnya, Neo Historia berada di bawah perusahaan berbentuk PT dengan nama PT. Neosphere Digdaya Mulia.

Baca Juga: Open Donasi Rp5 Ribu, Neo Historia Indonesia Dilaporkan Hasbil Mustaqim ke OJK hingga Kemensos, Ada Apa?

Bahkan penggalangan dana ini dilaporkan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kementrian Sosial oleh Sekretaris DPP Partai Demokrat, Hasbil Mustaqim Lubis.

Kontroversi yang menyeret nama Daniel Limantara dan berkaitan dengan Neo Historia ini bukanlah yang pertama kalinya.

Sebelumnya, beredar sejumlah tudingan di media sosial terkait masalah pembayaran royalti kepada para penulis.

Baca Juga: Profil Daniel Limantara, Pendiri Neo Historia yang Diduga Open Donasi Rp5 Ribu Usai Akui Terlibat Masalah Keuangan

Dan berikut ini sejumlah kontroversi hingga tudingan yang pernah menyeret nama Daniel Limantara terkait Neo Historia.

1. Open Donasi untuk Operasional Neo Historia

Melalui akun X @neohistoria_id, Daniel Limantara diduga menggelar open donasi untuk keperluan operasional Neo Historia.

Akun tersebut juga mengungkapkan kondisi kas medianya yang tidak cukup untuk bertahan beberapa bulan ke depan.

Baca Juga: Gilang Bhaskara Sebut Naiknya Kasus Perselingkuhan dan Perceraian Hanya untuk Pengalihan Isu, Netizen: Kan Mau Pelantikan

Halaman:

Tags

Terkini