SketsaNusantara.id - Nama Gibran terus jadi sorotan selama 2 pekan terakhir karena dikaitkan dengan akun Kaskus Fufufafa.
Akun tersebut dicurigai netizen sebagai milik Gibran apalagi dengan berbagai jejak digital yang diklaim sebagai bukti-bukti kepemilikannya.
Sempat tidak ada respons dari putra sulung Joko Widodo (Jokowi), ia akhirnya buka suara.
Namun, jawabannya pun tidak memuaskan karena terkesan cuma mengelak dan meminta awak media untuk menanyakan langsung ke sang pemilik akun.
Menkominfo Budi Arie Setiadi turut pasang badan membela Gibran. Ia mengklaim bahwa akun tersebut bukanlah milik Gibran.
Pengamat Politik dan Pakar Filsafat Rocky Gerung mensinyalir adanya proyek intelijen dari Kasus Fufufafa.
Ia menegaskan bahwa masalah ini harus dilihat juga dari sudut pandang intelijen karena sudah 2 minggu masih berlarut-larut.
"Jadi kelihatannya problem ini harus dilihat juga dari sudut intelijen. Mengapa setelah 2 minggu, ini masih ada di situ?" ujar Rocky Gerung, dikutip SketsaNusantara.id dari video kanal Youtube Rocky Gerung Official, 11 September 2024.
Proyek intelijen yang dimaksud Rocky ialah dalam pengertian luas.
"Apakah ini proyek intelijen? Intelijen dalam pengertian luas ya. Intelijen kan bisa bermukim di semua partai itu," lanjut Rocky.
Ia menduga ada pihak yang menginginkan perpecahan antara Prabowo dan Gibran.