news

Mengenal Kerajaan Banggai Sebuah Kerajaan Islam di Sulawesi Tengah yang Dibentuk Pada Abad ke-16

Senin, 9 September 2024 | 21:30 WIB
Kerajaan Banggai (Tangkapan layar Youtube.com/Lorong Pedia)

 

SketsaNusantara.id – Dulunya, Indonesia memiliki berbagai kerajaan Hindu-Buddha serta Kerajaan Islam yang tersebar di berbagai daerah.

Seperti yang kita ketahui, Kerajaan Islam di Indonesia terdiri dari Kerajaan Perlak, Kerajaan Samudera Pasai, Kerajaan Demak, dan lainnya. 

Ada salah satu Kerajaan Islam di Indonesia yang mungkin belum banyak diketahui orang karena jarang dibahas di buku sejarah saat kita sekolah.

Baca Juga: 3 Fakta Benteng Buton Peninggalan Keraton Kesultanan Buton Sulawesi Tenggara, Nomor 1 Masuk Rekor Dunia 

Nama kerajaan yang dimaksud adalah Kerajaan Banggai yang terletak di Sulawesi Tengah tepatnya di semenanjung timur Pulau Sulawesi. 

Dilansir oleh SketsaNusantara.id dari p2k.stekom.ac.id, kerajaan ini awalnya hanya meliputi wilayah Kepulauan Banggai dan akhirnya disatukan dengan wilayah Banggai oleh Adi Cokro.

Diketahui, berdirinya kerajaan ini diperanguhi oleh Kerajaan Ternate yang membentuk Kerajaan Banggai menjadi empat distrik yakni diantaranya adalah Babolau, Kookini, Singgolok, dan Katapean.

Baca Juga: Mengenal Sosok Andi Djemma, Raja Luwu Sulawesi Selatan Pelopor Keberadaan Nahdlatul Ulama 

Adanya pembagian wilayah tersebut, Kerajaan Banggai merupakan kerajaan yang menganut sistem demokrasi yang dipimpin bukan dari satu garis keturunan melainkan dari golongan bangsawan atau rakyat biasa yang mampu untuk memimpin kerajaan.

Menariknya, Kerajaan Banggai sudah dikenal dari zaman Kerajaan Majapahit dengan nama Benggawo.

Hal tersebut konon tercantum dalam tulisan Mpu Prapanca yakni Negarakertagama bertarikh caka 1478.

Baca Juga: Kini Kondisinya Terabaikan! Menguak Puing Kerajaan Kuno di Kaki Gunung Argopuro, Diduga Warisan Era Klasik Kejayaan Majapahit

Diketahui juga bahwa Kerajaan Banggai tidak menjajah kerajaan lainnya.

Alasannya, kerajaan ini lebih memilih untuk mengurus dirinya sendiri daripada urusan luar.

Halaman:

Tags

Terkini