SketsaNusantara.id - Debat panas antara Silfester Matutina dengan Rocky Gerung memancing perhatian publik sejak semalam.
Acara debat yang ditayangkan stasiun televisi semalam, 3 September 2024 itu menghadirkan sejumlah narasumber membahas tema Pilkada 2024.
Dalam satu sesi, Rocky Gerung diminta menjelaskan oleh host untuk memaparkan argumentasi mengenai cawe-cawe Joko Widodo (Jokowi) dalam Pilkada 2024.
Menanggapi pertanyaan itu, Rocky Gerung mengawali dengan basis metodologi berpikir, sebagaimana yang ia kuasai sebagai pakar Filsafat.
Lalu, ia bercerita bahwa sempat menjumpai teks "Success is not free, you have to fight for it".
Diterjemahkan secara harfiah, ungkapan itu bermakna bahwa jika seseorang ingin mencapai kesuksesan, ia harus memperjuangkannya.
Lalu, Rocky menambahkan bahwa ungkapan itu telah diganti "Success is not free, you have to jilat for it".
Dari situlah Rocky menyebut bahwa yang mengganti ungkapan itu adalah para narasumber yang hadir di talkshow itu.
Mendengar itu, Silfester langsung menimpali dan menyebut Rocky salah besar.
Ia tampak emosi dan malah menyebut Rocky sebagai pecundang.
"Anda salah besar Bung Rocky. Anda ini pecundang, kami bukan penjilat," kata Silfester, dikutip SketsaNusantara.id dari video kanal Youtube Official iNews, 3 September 2024.