SketsaNusantara.id - Nama 'Mulyono' kembali muncul di antara hiruk pikuk media sosial (medsos) X dan turut meramaikan aksi unjuk rasa protes RUU Pilkada di berbagai wilayah Indonesia, Kamis 22 Agustus 2024.
Diketahui bahwa Mulyono merupakan nama masa kecil Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Jokowi sendiri pernah mengakui dalam sebuah wawancara bahwa namanya waktu bayi memang Mulyono.
Namun, karena sering sakit-sakitan, oleh ayahnya, Widjiatno Notomihardjo, nama tersebut diganti menjadi Jokowi.
Perubahan nama itu diharapkan bisa membawakan nasib baik bagi sang anak yang terbukti akhirnya tumbuh dengan sehat dan di masa mendatang menjadi orang nomor 1 di Indonesia.
Pada dasarnya, perubahan nama seorang anak akibat menderita sakit adalah hal yang lazim bagi masyarakat Jawa.
Seperti halnya kisah tentang pergantian nama Bung Karno yang dulunya bernama Kusno, tetapi karena sering sakit akhirnya diubah namanya menjadi yang dikenal rakyat Indonesia.
Masa kecil Mulyono yang telah berganti nama menjadi Jokowi dilalui sebagaimana perjalanan hidup orang-orang biasa.
Ia lahir pada 21 Juni 1961 di Solo dan merupakan anak tertua dari 4 bersaudara sekaligus satu-satunya laki-laki. Sedangkan, 3 adiknya bernama Iit Sriyantini, Ida Yati, dan Titik Relawati.
Dalam buku berjudul Jokowi, Memimpin dengan Hati yang ditulis Keen Achroni terbitan Ar-Ruzz Media, Yogyakarta, 2017, keluarga itu sempat tinggal berpindah-pindah dari rumah kontrakan ke kontrakan yang lain.
Dikutip SketsaNusantara.id dari buku Jokowi Memimpin dengan Hati, rumah pertama yang menaungi Jokowi usai kelahirannya adalah sebuah rumah kontrakan di bantaran kali, di sebuah kampung bernama Srambatan, Banjarsari, Solo.