Sejumlah sumber mengungkapkan PBNU akan melakukan investasi di IKN untuk membangun fasilitas dan pendidikan keagamaan.
Pertemuan ini menjadi pun dinilai sebagai penggunaan agama untuk tameng kekuasaan.
Baca Juga: Panas! Turun Tangan Terkait RUU Pilkada, Ernest Prakasa Sentil 'Dinasti Jokowi'
“Menyedihkan, agama jadi tameng kekuasan,” tulis akun itu lagi seperti dikutip SketsaNusantara.id.
Pertemuan Gus Yahya dan Jokowi ini pun disindir cendekiawan NU, Nadirsyah Hosen atau Gus Nadir.
Lewat akun X-nya, @na_dirs, ia menyindir Gus Yahya yang justru menemui Presiden Jokowi di tengah pergejolakan demokrasi di Indonesia.
“Jangan cuma bisa demo di tengah Indonesia yang sedang tidak baik-baik saja ini. Contoh dong PBNU, langsung datangi Presiden ke Istana,” tulisnya dalam cuitan tanggal 22 Agustus 2024.***