news

Bukan di Atlantik! Indonesia Juga Punya Segitiga Bermuda Masalembo, Ini 3 Insiden Tragis yang Memakan Korban

Sabtu, 29 Juni 2024 | 10:25 WIB
Masalembo, Segitiga Bermuda Atlantik versi Indonesia. (X/ @sanihanii)

Pada 25 Januari 1981, kapal KM Tampomas 2 terbakar di perairan Masalembo saat berlayar dari Tanjung Priok menuju Ujung Pandang.

Kapal tersebut membawa 1.105 penumpang, 191 mobil, dan 200 motor.

Insiden ini menewaskan Kapten Abdul Rivai bersama 431 korban lainnya.

Baca Juga: Selamat Jalan Koga Inuyasha! Inilah Profil dan Jejak Karir Taiki Matsuno, Seiyu Anime Legendaris yang Telah Berpulang....

Tragedi ini menjadi salah satu kecelakaan maritim terbesar dalam sejarah Indonesia, dengan banyak keluarga kehilangan orang-orang tercinta.

2. Jatuhnya Pesawat Adam Air (2007)

Pada 1 Januari 2007, pesawat Adam Air dengan rute Surabaya-Manado dinyatakan hilang tanpa jejak di atas perairan Masalembo.

Pesawat ini membawa 102 penumpang. Setelah ditemukan, kotak hitam pesawat menunjukkan bahwa pesawat jatuh menabrak permukaan air dan terbelah dua.

Baca Juga: Geger! Video Oknum Dishub Hapus Tulisan Parkir Gratis di Depan Minimarket, Netizen Duga Dukung Pungli?

Kecelakaan ini mengejutkan banyak pihak dan memicu perdebatan tentang keselamatan penerbangan di Indonesia.

3. Tragedi KM Santika Nusantara (2019)

Pada 22 Agustus 2019, kapal ro-ro KM Santika Nusantara dengan rute Surabaya-Balikpapan terbakar.

Untungnya, insiden ini tidak menelan korban jiwa.

Baca Juga: Viral Bule Asal Denmark Kumpulkan Donasi Sebesar 75 Juta untuk Sejahterakan Warga Wakatobi, Gak Cuma Renovasi Jembatan!

Meskipun demikian, insiden ini mengingatkan akan bahaya yang selalu mengintai di perairan Masalembo dan pentingnya langkah-langkah keselamatan yang lebih baik.

Halaman:

Tags

Terkini