news

Optimalisasi Aset 3.800 Hektar, PP Kahyangan Gandeng PTPN Guna Perluas Pasar Ekspor dan Ekspansi Tebu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 13:09 WIB
Dirut PP Kahyangan Jember Gogot Cahyo Baskoro (tengah) (Angga Juli Setiawan/SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id - Perusahaan Daerah Perkebunan (PP) Kahyangan Jember terus melakukan percepatan, dalam pengembangan perusahaan dengan menggandeng Regional 5 PT Perkebunan Nusantara I.

Upaya ini bagian dari strategi agar PP Kahyangan mampu berkembang lebih maju lagi, dengan memanfaatkan aset yang dimiliki saat ini.

“Kami sudah bertemu dengan Regional 5 PT Perkebunan Nusantara I bersama Komisi C DPRD Jember, hasilnya positif dan banyak belajar dari PTPN dalam tata kelola manajerial hingga pengelolaan usaha,” ujar Direktur Utama PP Kahyangan Jember Gogot Cahyo Baskoro, saat dikonfirmasi Kamis, 27 Agustus 2026.

Baca Juga: Tekan Angka Kemiskinan di Wilayah Pinggiran, DPRD Jember Dorong PDP Kahyangan Kolaborasi dengan Regional 5 PTPN I

Ia mengatakan, kolaborasi antara PP Kahyangan dan Regional 5 PT Perkebunan Nusantara I akan berdampak luas, pasalnya komoditi unggulan yang dikelola hampir sama.

“Misalnya saja karet dan tebu, kalau tebu memang PTPN sudah berjalan sejak lama. Maka ini akan kita kembangkan bersama, karena saat ini lahan tebu kita masih sekitar 80 hektar saja. Ini jadi langkah strategis kolaborasi antara BUMD dengan BUMN,” imbuhnya.

Selanjutnya, Gogot menjelaskan kalau PTPN berkomitmen membantu membuka peluang jejaring pasar yang dimilikinya, guna membantu peningkatan pendapatan PP Kahyangan.

Baca Juga: PDP Kahyangan Jember Perkuat Bisnis Kopi Robusta, Fokus Tingkatkan Produktivitas dan Produk Olahan Bernilai Tinggi

“Ke depan Regional 5 PT Perkebunan Nusantara I juga membuka ruang jejaring pembeli (buyer) yang dimiliki, agar m komoditas PP Kahyangan bisa menembus pasar global dengan harga jual yang lebih menguntungkan,” terangnya.

Bukan hanya itu, PP Kahyangan dan Regional 5 PT Perkebunan Nusantara I nantinya akan bekerjasama dalam pengamanan bersama di wilayah yang berdampingan.

“Misalnya pengamanan bersama di lahan milik kami di Sumber Pandan Kecamatan Sumberbaru dan Sumber Tenggulun Kecamatan Tanggul,” pungkasnya.

Baca Juga: Dari Kebun hingga Cangkir, Kopi Organik PDP Kahyangan Jember Tawarkan Kualitas Premium

Selanjutnya, dorongan Komisi C DPRD Jember tentang pengentasan kemiskinan di wilayah pinggiran perkebunan dan pemanfaatan aset menjadi konsen dari PP Kahyangan.

Gogot menegaskan, optimalisasi aset tanah seluas 3.800 hektar merupakan keharusan untuk mendorong kemajuan perusahaan. Menurutnya, kesehatan finansial BUMD berbanding lurus dengan peningkatan taraf hidup karyawan serta masyarakat sekitar.

Halaman:

Tags

Terkini