“Saya senang bisa mengikuti kegiatan ini. Saya berharap melalui Bible Camp ini kami bisa mendapatkan pengalaman baru, menambah pengetahuan dan semakin bertumbuh dalam iman,” kata Normelia.
Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta akan mengikuti berbagai kegiatan yang dirancang untuk memperkuat iman, membangun kebersamaan, serta mendorong pemuda dan pemudi agar semakin siap menjadi generasi gereja yang berakar kuat dalam Kristus dan mampu memberikan dampak nyata bagi sesama.
Bible Camp ini diharapkan bukan sekadar menjadi kegiatan bersama, tetapi menjadi momentum bagi pemuda dan pemudi untuk mengalami pertumbuhan iman yang nyata: berakar dalam Kristus, bertumbuh bersama, dan akhirnya berdampak bagi dunia.***