"Kita akan bagi tugas ke lapangan untuk mengawal pada isu-isu krusial dan akan saling berkoordinasi untuk bisa fokus pada penanganan bencana ini sesuai dengan tupoksi masing-masing," ujar Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno dalam keterangannya hari Sabtu, 15 Agustus 2026.
Pemerintah pusat juga menyiapkan sejumlah posko untuk memastikan penanganan bencana dapat dilakukan secara terkoordinasi.
Prioritas utama saat ini adalah penyelamatan warga, termasuk yang masih terjebak reruntuhan bangunan pasca gempa, serta pemulihan kebutuhan dasar bagi korban terdampak bencana.
Dalam tahap tanggap darurat seperti ini, pemerintah juga berupaya memulihkan infrastruktur yang rusak, seperti jalan, jembatan, rumah sakit, listrik, hingga jaringan internet.
Sekretariat Kabinet RI juga menyampaikan bahwa lebih dari 3.500 personel TNI-Polri bersama tim terkait telah dikerahkan untuk membantu evakuasi dan penanganan warga terdampak bencana gempa bumi di NTT.
Pemerintah menyebut bantuan 27 ton logistik tahap pertama telah dikirim untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat di pos-pos pengungsian.
Presiden Prabowo juga telah menginstruksikan pengiriman 50.000 paket sembako bagi masyarakat terdampak gempa NTT.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini