SketsaNusantara.id - Media sosial tengah dihebohkan dengan beredarnya video yang diklaim memperlihatkan Ustadz Abdul Somad (UAS) dihadang massa saat berada di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur(Kaltim).
Video tersebut menyebar luas di berbagai platform yang memunculkan narasi bahwa kedatangan UAS mendapat penolakan dari sejumlah warga.
Dalam rekaman yang beredar, tampak sebuah mobil berwarna hitam mendadak dihentikan perjalanannya oleh sekelompok massa.
Situasi sempat memanas ketika salah seorang warga membuka pintu kendaraan secara paksa hingga naik ke atas mobil, sementara aparat keamanan terlihat berupaya mengendalikan keadaan.
"Detik-detik Ustadz Abdul Somad ditolak dan dihadang sejumlah warga dalam kunjungan ke Kutai Barat, Kalimantan Timur," demikian narasi yang dituliskan akun Instagram @feedmedsos saat mengunggah video tersebut.
Unggahan itu pun menuai kecaman publik yang seketika jadi perbincangan hangat di media sosial dalam beberapa hari terakhir.
Banyak warganet menyayangkan kejadian ini dan mempertanyakan alasan penolakan hingga penghadangan warga yang sempat berujung ricuh.
Tak sedikit pula yang ikut mempertanyakan kebenaran informasi tersebut, mengingat UAS selama ini dikenal sebagai pendakwah yang disegani dan Kehadirannya di berbagai acara keagamaan juga jauh dari pemberitaan buruk.
Terkait hal ini, pihak kepolisian pun buka suara dan memberikan klarifikasi terkait rangkaian kegiatan UAS di Kutai Barat.
Polres Kutai Barat menjelaskan bahwa seluruh agenda dakwah yang dihadiri UAS pada 3-4 Juli 2026 dipatikan berlangsung aman dan kondusif.
Hal tersebut juga dikonfirmasi dari pihak Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kutai Barat.
Tidak diketahui dengan pasti detail mengenai kejadian tersebut, namun Kemenag Kutai Barat membenarkan bahwa kedatangan UAS sempat ada penolakan dari sebagian kelompok masyarakat hingga terjadi upaya penghadangan saat penjemputan di bandara.