SketsaNusantara.id – Seorang pengemudi ojek online (ojol) mengalami kecelakaan lalu lintas saat mengantarkan pesanan pelanggan di Jalan PB Sudirman, Kabupaten Jember, Rabu 1 Juni 2026 sore.
Korban kemudian dievakuasi oleh Tim Ambulans Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember menuju Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSD dr. Soebandi untuk mendapatkan perawatan medis.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Korban diketahui bernama Yanuar, warga Jalan Trunojoyo 11 RT 001 RW 015, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates. Sehari-hari, ia tinggal di sebuah yayasan dan bekerja sebagai pengemudi ojek online.
Kepala Markas PMI Kabupaten Jember, Imam Muslim Al Hariri, mengatakan laporan mengenai kecelakaan itu langsung ditindaklanjuti dengan mengerahkan Tim Tanggap Darurat beserta ambulans menuju lokasi kejadian.
Menurut Imam, kesiapsiagaan personel dan armada ambulans merupakan bagian dari layanan kemanusiaan PMI yang selalu disiagakan untuk membantu masyarakat, termasuk dalam penanganan korban kecelakaan lalu lintas.
"Begitu menerima laporan, tim langsung bergerak menuju lokasi untuk memberikan pertolongan pertama dan mengevakuasi korban ke rumah sakit agar segera memperoleh penanganan medis. Ini merupakan bagian dari komitmen PMI dalam memberikan layanan kemanusiaan yang cepat, tepat, dan profesional bagi masyarakat," ujar Imam Muslim Al Hariri.
Tim ambulans yang dipimpin Kasubbid Penanggulangan Bencana dan SDM PMI Kabupaten Jember, Wachid Budhi Santoso, terlebih dahulu memberikan penanganan awal di lokasi sebelum membawa korban ke rumah sakit menggunakan ambulans PMI.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban mengalami luka lecet pada siku tangan kanan dan kaki kiri, serta memar di bagian pelipis kanan akibat benturan saat terjatuh dari sepeda motornya.
Wachid menjelaskan, dari informasi yang dihimpun di lokasi, kecelakaan bermula ketika sepeda motor yang dikendarai korban diduga bersenggolan dengan kendaraan lain saat melintas di Jalan PB Sudirman. Benturan tersebut menyebabkan motor kehilangan kendali hingga terperosok, sementara korban terjatuh ke jalan.
Ia menuturkan, meski mengalami kecelakaan, korban masih dalam keadaan sadar dan sempat menghubungi rekan sesama pengemudi ojek online melalui aplikasi WhatsApp untuk meminta bantuan.
"Korban saat itu masih dalam kondisi sadar. Ia kemudian meminta bantuan kepada sesama pengemudi ojol melalui pesan WhatsApp. Awalnya sempat dievakuasi menggunakan sepeda motor, namun di tengah perjalanan korban mengeluh pusing sehingga diturunkan di salah satu gedung. Selanjutnya ada warga yang menghubungi Kepala Markas PMI Kabupaten Jember untuk meminta bantuan evakuasi," kata Wachid Budhi Santoso.