news

Harga Ayam Kembali Normal setelah Program MBG di Yogyakarta Tersendat

Rabu, 1 Juli 2026 | 06:37 WIB
Ilustrasi harga ayam turun setelah MBG di Yogyakarta berhenti. (Pexels/Julia Filirovska )

Kabupaten Bantul juga terdampak dengan 10 SPPG yang tidak lagi beroperasi akibat persoalan pencairan dana VA.

Sementara itu, sejumlah wilayah lainnya masih tetap menjalankan layanan MBG sembari menunggu proses pencairan dana dari pemerintah.

Sekda DIY Benarkan Penghentian Operasional Massal

Sekretaris Daerah DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, membenarkan adanya penghentian operasional puluhan SPPG tersebut.

"Ternyata cukup banyak, ada 97 SPPG yang berhenti. Tutup karena banyak hal, terutama karena Virtual Account belum siap. Itu terkait pembayaran, jadi dananya belum tertransfer," ujarnya, Kamis Kamis 11 Juni 2026.

Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa persoalan utama bukan berasal dari pelaksanaan teknis pemberian makanan bergizi, melainkan mekanisme pencairan dana yang menjadi sumber pembiayaan operasional.

Ketika dana belum dapat diterima oleh penyelenggara, operasional sejumlah dapur penyedia makanan menjadi terhambat sehingga pelayanan kepada penerima manfaat ikut terhenti.

Harga Ayam Potong Turun Setelah Program Berkurang

Terhentinya sebagian operasional Program Makan Bergizi Gratis juga berdampak terhadap pasar bahan pangan, khususnya komoditas daging ayam potong.

Pantauan di Pasar Kranggan, Kota Yogyakarta, menunjukkan harga ayam potong kini berada di kisaran Rp25.000 per kilogram.

Harga tersebut jauh lebih rendah dibandingkan saat permintaan meningkat ketika Program Makan Bergizi Gratis berjalan penuh. Pada periode tersebut, harga ayam sempat mencapai sekitar Rp35.000 hingga Rp40.000 per kilogram.

Kini, setelah aktivitas sebagian SPPG berhenti, harga kembali bergerak turun ke kisaran Rp25.000 hingga Rp30.000 per kilogram.

Perubahan harga tersebut menunjukkan bahwa permintaan dari Program Makan Bergizi Gratis memiliki pengaruh terhadap pergerakan harga ayam di tingkat pasar.

Pedagang Mengaku Harga Kini Lebih Normal

Meski harga ayam mengalami penurunan cukup tajam, kondisi tersebut justru disambut positif oleh sebagian pedagang.

Sebelumnya, ketika harga melonjak hingga sekitar Rp40.000 per kilogram akibat meningkatnya permintaan untuk kebutuhan MBG, masyarakat umum mulai mengurangi pembelian karena harga dianggap terlalu tinggi.

Dengan harga yang kembali berada di kisaran normal, pedagang menilai daya beli masyarakat berpotensi kembali meningkat sehingga penjualan menjadi lebih stabil.

Situasi ini memperlihatkan bagaimana perubahan aktivitas dalam Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya berdampak pada pelaksanaan layanan, tetapi juga memengaruhi rantai pasok pangan dan dinamika harga di pasar tradisional.

Halaman:

Tags

Terkini