news

Viral Mahasiswi UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung Meninggal di Tengah Perjuangan Selesaikan Skripsi, Pihak Kampus Jelaskan Fakta Sebenarnya

Rabu, 1 Juli 2026 | 06:00 WIB
Potret kampus UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung buka suara usai viral mahasiswi di Program Studi Pariwisata Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam meniggal di tengah perjuanagan selesaikan skripsi (Instagram/febi.uinsatutulungagung)

SketsaNusantara.id – Linimasa media sosial belum lama ini dikejutkan dengan Kisah pilu Sofia Yulianingtyas, mahasiswi UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung yang meninggal usai begadang kerjakan skripsi 

Kepergiannya di tengah perjuangan menyelesaikan pendidikan memicu gelombang simpati dan seketika jadi perbincangan hangat di media sosial.

Sofia ditemukan meninggal dunia dalam kamar kosnya yang berada di Desa Plosokandang, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung, Jawa Timur pada hari Sabtu, 27 Juni 2026.

Berdasarkan keterangan saksi, mahasiswi Program Studi Pariwisata Syariah berusia 25 tahun itu sempat begadang hingga dini hari bersama teman-temannya untuk mengerjakan skripsi. Saat rekannya kembali ke kamar pada pagi hari, Sofia ditemukan telah meninggal dunia.

Pihak kepolisian menyatakan tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Sementara itu, keluarga menyebut Sofia memiliki riwayat penyakit jantung yang diduga menjadi salah satu pemicu kondisi kesehatannya mendadak drop.

Dugaan sementara mahasiswi tersebut kelelahan akibat bergadang mengerjakan skripsi dan berkaitan dengan riwayat penyakit yang dimilikinya. Meski demikian, penyebab pasti meninggalnya korban masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut. 

Di tengah ramainya simpati publik terhadap perjuangan mahasiswa tingkat akhir, muncul spekulasi dan anggapan bahwa Sofia meninggal saat masih berjibaku menyelesaikan skripsi hingga dikaitkan dengan dosen pembimbing di kampus.

Terkait hal ini, pihak kampus akhirnya memberikan penjelasan. Melalui pernyataan resmi, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung meluruskan berita yang selama ini beredar di media sosial.

Baca Juga: Lulus Tanpa Skripsi, 2 Mahasiswa FTIK UIN KHAS Jember Hasilkan Jurnal Ilmiah Standar Nasional

Berdasarkan hasil penelusuran internal, Humas UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Ulil Abshor, mengatakan bahwa Sofia sebenarnya telah menyelesaikan tugas akhir skripsinya.

Menurut Ulil, skripsi Sofia telah memperoleh persetujuan dari dosen pembimbing dan koordinator program studi. Dengan demikian, tahap penyusunan skripsinya telah selesai dan ia hanya tinggal menunggu jadwal ujian skripsi.

Pernyataan ini juga dikonfirmasi oleh dosen pembimbing Sofia yang mengaku telah menyetujui skripsi dan bersiap mendampingi mahasiswanya itu menuju sidang akhir. Ia membantah anggapan publik yang menyebut Sofia memiliki permasalahan dengan dosen pembimbing yang membuat kondisi kesehatan korban menurun.

"Saya selaku pembimbing Mbak Sofia ingin sekaligus mengklarifikasi kebenaran yang terjadi. Alm. sudah menyelesaikan skripsi tepat 8 semester dan sudah mendapatkan ACC dari saya untuk mengikuti ujian," tulis Dedi Suselo dikutip SketsaNusantara.id dari unggahan akun Instagram @suselod pada hari Selasa, 30 Juni 2026.

"Artinya, komentar terkait permasalahan pembimbing dan turnitin itu tidak benar. Beliau baru akan mengajukan cek turnitin (cek plagiarisme karya tulis ilmiah) di hari Sabtu, namun beliau ditemukan MD (meninggal dunia) di kost. Semoga semua isu-isu bisa menjadi jelas agar mbak Sofia tenang di sana," imbuhnya.

Halaman:

Tags

Terkini