Rabu, 1 Juli 2026

Viral Mahasiswi UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung Meninggal di Tengah Perjuangan Selesaikan Skripsi, Pihak Kampus Jelaskan Fakta Sebenarnya

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Rabu, 1 Juli 2026 | 06:00 WIB
Potret kampus UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung buka suara usai viral mahasiswi di Program Studi Pariwisata Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam meniggal di tengah perjuanagan selesaikan skripsi (Instagram/febi.uinsatutulungagung)
Potret kampus UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung buka suara usai viral mahasiswi di Program Studi Pariwisata Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam meniggal di tengah perjuanagan selesaikan skripsi (Instagram/febi.uinsatutulungagung)

Dalam unggahan di akun Instagram Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung juga dijelaskan kronologi lengkap mahasiswi tersebut yang sebelumnya beraktivitas normal dengan istirahat secara teratur tanpa ada keluhan kesehatan.

Dalam kesempatan tersebut, pihak kampus juga menegaskan tidak pernah memberikan tekanan kepada mahasiswa untuk memforsir diri demi menyelesaikan tugas akhir.

"Kami memahami bahwa proses penyususnan skripsi menuntut dedikasi, fokus dan kerja ekstra. Namun, pihak kampus sama sekali tidak pernah mewajibkan mahasiswa untuk lembur hingga mengorbankan waktu istirahat," tulis pihak kampus melalui akun Instagram @febi.uinsatutulungagung.

"Oleh karena itu, mahasiswa semester akhir yang menjalani tahapan proses pembimbingan dalam penyusunan skripsi dengan tetap tenang dan terstruktur tanpa harus melakukan overwork (pemaksaan fisik) yang melampaui batas kemampuan tubuh," pesannya.

Seluruh proses penyusunan skripsi di UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung berlangsung sesuai mekanisme akademik yang berlaku dan mahasiswa diberikan waktu mengikuti tahapan penyelesaian tugas akhir secara bertahap.

Baca Juga: Ada Nama Wiji Thukul, File Skripsi Novi Vokalis Sukatani Menuai Pujian Warganet: Jangan Anggap Remeh Anak Punk!

Pihaknya juga menghimbau masyarakat untuk menghormati privasi keluarga almarhum dan tidak menyebarkan spekulasi atau berita bohong di media sosial yang belum jelas kebenarannya.

"Universitas mengeluarkan rilis resmi untuk meluruskan simpang siur berita yang beredar di media sosial. Pihak kampus menekankan  bahwa almarhumah merupakan mahasiswi semester akhir yang tekun dalam perjuangannya menyelesaikan skripsi," ujarnya.

"Kami menghimbau agar masyarakat menghormati privasi keluarga korban serta meminta publik agar tidak menyebarkan berita hoaks. Almarhumah meninggal dalam keadaan menuntut ilum (tholabul 'ilmi), insya Allah husnul khatimah," pungkasnya.

Peristiwa yang menimpa Sofia menyisakan duka mendalam sekaligus menjadi refleksi bagi banyak mahasiswa yang sedang berada di tahap akhir perkuliahan.

Baca Juga: Amalan untuk Mahasiswa Semester Akhir dari Ijazah KH Ahmad Zuhdiannor agar Dimudahkan Mengerjakan Skripsi atau Tugas Akhir

Di balik semangat mengejar kelulusan, kesehatan fisik maupun mental tetap menjadi aspek yang tidak boleh diabaikan. Begadang, kelelahan, atau tekanan akademik dapat memperburuk kondisi seseorang, terlebih apabila memiliki penyakit bawaan atau faktor risiko tertentu.

Karena itu, mahasiswa diimbau menyusun jadwal pengerjaan skripsi secara bertahap, mengatur waktu istirahat dengan baik, serta segera berkonsultasi kepada dosen pembimbing maupun tenaga kesehatan apabila mengalami keluhan fisik atau tekanan psikologis selama menyelesaikan studi.

Perjuangan meraih gelar sarjana memang membutuhkan kerja keras, tetapi menjaganya tetap seimbang dengan kesehatan merupakan bekal penting agar proses tersebut dapat dilalui dengan aman dan tuntas.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini 

Halaman:

Editor: Mila Zhely Nurul Hidayah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X