SketsaNusantara.id – Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait kembali melanjutkan program Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan (Bunga Desaku) dengan menyapa masyarakat secara langsung di Desa Dukuhmencek, Kecamatan Sukorambi, Minggu 28 Juni 2026.
Dalam kegiatan tersebut, isu kesehatan anak, khususnya peningkatan cakupan imunisasi, menjadi salah satu fokus utama yang disampaikan kepada masyarakat.
Program safari pemerintahan yang dipusatkan di Lapangan Desa Dukuhmencek itu dihadiri ratusan kader posyandu, ketua RT dan RW, serta perangkat desa. Gus Fawait datang bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jember, Ghyta Eka Puspita, didampingi jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Baca Juga: Gus Fawait Sodorkan Enam Raperda Strategis ke DPRD Jember, Fokus Lompatan Ekonomi dan Penataan Kota
Selain menjadi ajang sosialisasi berbagai program pembangunan daerah, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Jember untuk mendengar secara langsung aspirasi maupun persoalan yang dihadapi masyarakat di tingkat desa.
Salah satu persoalan yang mencuat dalam dialog bersama warga ialah masih rendahnya angka cakupan imunisasi anak di sejumlah wilayah, terutama kawasan pinggiran Kabupaten Jember.
Gus Fawait menikai, kondisi tersebut berkaitan dengan masih adanya keraguan sebagian orang tua terhadap pelaksanaan imunisasi.
Menanggapi hal itu, iamenegaskan bahwa masyarakat tidak perlu lagi merasa khawatir. Menurutnya, pemerintah telah memastikan seluruh logistik imunisasi yang digunakan memenuhi standar keamanan serta telah dipastikan kehalalannya.
"Memang masalah di Jember ini, beberapa di antaranya adalah angka kematian ibu dan bayi, serta masih kurangnya kesadaran masyarakat akan imunisasi. Contoh, ada yang bilang imunisasi ini haram. Saya sampaikan berdasarkan fatwa MUI menetapkan bahwa imunisasi halal," tegas Bupati Jember Gus Fawait.
Ia menjelaskan, peningkatan kesadaran masyarakat terhadap imunisasi merupakan salah satu langkah penting dalam menekan angka kematian ibu dan bayi sekaligus memperkuat perlindungan kesehatan anak sejak usia dini.
Untuk memperluas jangkauan pelayanan kesehatan, Pemerintah Kabupaten Jember juga meminta seluruh kader posyandu meningkatkan peran mereka dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.
“Para kader didorong melakukan pendekatan langsung dari rumah ke rumah agar informasi mengenai manfaat imunisasi dapat diterima secara menyeluruh,” imbuhnya.