Menurutnya, pelatihan di Markas PMI Jember menjadi kesempatan bagi siswa untuk mengenal lebih dekat dunia kepalangmerahan. Mereka juga dibekali kemampuan dasar yang dapat diterapkan di sekolah maupun masyarakat.
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Berbagai materi yang diberikan fasilitator PMI Jember mendapat perhatian dari para anggota baru PMR Madya.
Salah satu peserta, Achmad Damar Lintang, mengaku memperoleh banyak pengalaman baru selama mengikuti pelatihan.
Ia menyebut kegiatan tersebut tidak hanya mengajarkan keterampilan teknis, tetapi juga membangun kerja sama antarpeserta.
"Pelatihannya sangat seru, melatih kedisiplinan dan kekompakan. Kami diajarkan teknik membalut luka, mengevakuasi korban, hingga kerja sama tim yang solid. Lewat diklat dua hari ini, saya dan teman-teman merasa lebih siap dan percaya diri untuk mengemban tugas sebagai anggota PMR Madya," ungkapnya.
Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan, sebanyak 34 anggota baru PMR Madya MTs Al Azhar Jember resmi dikukuhkan. Mereka diharapkan dapat berperan aktif dalam kegiatan kemanusiaan serta pelayanan kesehatan remaja di lingkungan sekolah.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya PMI Jember dalam menyiapkan generasi muda yang memiliki kepedulian sosial. Melalui pelatihan sejak usia sekolah, para anggota PMR diharapkan mampu menjadi relawan yang siap membantu masyarakat ketika dibutuhkan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!