SketsaNusantara.id - Upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat terus dilakukan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember.
Salah satunya melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia yang terlibat dalam penyelenggaraan program dan kegiatan organisasi.
Pada Rabu 10 Juni 2026, seluruh unsur PMI Kabupaten Jember mulai dari pengurus, pegawai, hingga relawan mengikuti orientasi Planning, Monitoring, Evaluation and Reporting (PMER). Kegiatan tersebut digelar di Aula Unit Markas PMI Kabupaten Jember.
Orientasi ini menjadi bagian dari langkah organisasi dalam memastikan setiap program berjalan sesuai tujuan, tepat sasaran, dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, peserta dibekali pemahaman mengenai proses perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, evaluasi, hingga pelaporan program.
Sebanyak 23 personel mengikuti kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut. Peserta berasal dari berbagai unsur yang terlibat langsung dalam pelaksanaan program PMI Kabupaten Jember.
Materi yang diberikan mencakup konsep dasar PMER, penyusunan perencanaan berbasis kebutuhan dan data, hingga teknik penyusunan laporan yang sistematis sesuai standar organisasi. Seluruh materi dirancang untuk memperkuat kapasitas peserta dalam mengelola program secara lebih terarah.
Kegiatan menghadirkan fasilitator dari staf OPEH PMI Pusat dan Kepala Markas PMI Kabupaten Bangli, Bali. Selain itu, orientasi juga mendapat pendampingan dari Staf Markas PMI Jawa Timur sebagai peninjau kegiatan.
Selama pelaksanaan orientasi, peserta mengikuti berbagai metode pembelajaran. Mulai dari penyampaian materi, diskusi interaktif, studi kasus, simulasi, hingga evaluasi melalui pre-test dan post-test.
Tidak hanya itu, peserta juga diajak melakukan refleksi bersama untuk memperkuat komitmen dalam menerapkan prinsip-prinsip PMER pada unit kerja masing-masing. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelaksanaan program di masa mendatang.
Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi sarana berbagi pengalaman sekaligus memperkuat kualitas tata kelola organisasi. Menurutnya, organisasi sebesar PMI membutuhkan standar administrasi yang baik agar setiap program dapat diukur hasilnya.
“Orientasi ini untuk berbagi pengalaman karena PMI ini organisasi besar, dan arahnya adalah kualitas secara administrasi untuk lebih baik dan program ke depan bisa terukur serta memberikan dampak positif pada masyarakat luas,” tegas Zainollah dalam sambutan pembukaan.
Ia menjelaskan, perencanaan program yang matang menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan keberhasilan sebuah kegiatan. Karena itu, seluruh unsur organisasi perlu memahami tahapan perencanaan hingga evaluasi secara menyeluruh.
Artikel Terkait
Ikut Latgab KSR, Mahasiswa Keperawatan Jadi Relawan Tim Emergency PMI Jember Evakuasi Pasien Darurat ke Rumah Sakit
Aksi Kemanusiaan Polres Jember Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Ratusan Personel Donor Darah di PMI
PMI Jember Bagikan Beras untuk Pendonor Darah di Hari Raya Idul Adha, Warga Rela Datang Pagi Demi Antre
Kakak Kandung Anang Hermansyah Resmi Pimpin UDD PMI Jember, Fokus Kejar Sertifikasi CPOB BPOM
Unik dan Ramah Lingkungan, PMI Jember Kemas Daging Kurban Idul Adha dengan Besek Bambu