Ada pula pengguna media sosial yang mengaitkan situasi tersebut dengan kasus yang melibatkan tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN), yakni Dadan Hindayana, Sony Sonjaya, dan Lodewyk Pusung. Namun, berbagai komentar tersebut merupakan pendapat pribadi pengguna media sosial dan belum disertai penjelasan resmi mengenai keterkaitannya.
Menanggapi ramainya informasi tersebut, Kepala BGN yang baru, Nanik S. Deyang, menegaskan bahwa tidak ada kebijakan penghentian operasional dapur MBG secara nasional.
“Kami menegaskan bahwa informasi yang menyebut BGN memerintahkan penghentian operasional dapur MBG adalah tidak benar. Tidak ada kebijakan maupun instruksi resmi dari BGN terkait penghentian operasional,” ujar Nanik dalam keterangan resminya.
Menurut Nanik, keterlambatan pencairan dana yang terjadi di sejumlah lokasi merupakan bagian dari dinamika administratif dalam proses penyaluran anggaran. Ia memastikan program MBG tetap berjalan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.
BGN juga menyatakan bahwa program intervensi gizi tersebut masih menjadi prioritas dan terus dilaksanakan sesuai standar yang berlaku. Sementara itu, sejumlah SPPG yang menghentikan operasional masih menunggu perkembangan terkait pencairan dana agar layanan dapat kembali berjalan normal.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!