news

Ganjar Pranowo Soroti Nilai Tukar Rupiah yang Kian Melemah hingga Nyaris Tembus 17.900, Netizen: Indonesia Merdeka, tapi Harga Sembako Mahal

Rabu, 27 Mei 2026 | 08:30 WIB
Ganjar Pranowo soroti angka nilai tukar rupiah mencapai Rp17.845 per dolar yang mengingatkan tanggal bersejarah hari kemerdekaan Indonesia (Instagram/ganjar_pranowo)

"Sekarang bahkan sudah tembus Rp17.850 pak, nanti bulan Agustus 2026 mungkin sudah sampai Rp20.000. Salah satu alasannya adalah kurangnya kepercayaan investor terhadap kebijakan yang kerap diambil pemerintah untuk menjaga stabilitas rupiah. Yang bilang politik nggak ngaruh, kayaknya nggak ngaruh buat keluarga anda saja," timpal netizen lainnya.

Selain itu, sejumlah komentar juga menyinggung pernyataan Presiden Prabowo yang sebelumnya menyebut masyarakat desa tidak menggunakan dolar dalam kehidupan sehari-hari.

"Mau dolar naik berapa ribu kek, kan rakyat desa nggak pakai dolar. Kita masih belanja pakai koin Majapahit. Pura-pura baik-baik saja, padahal tekanan ekonomi makin mencekik. Hari Raya yang harusnya senang malah sedih karena nilai rupiah makin terinjak," tulis akun lainnya.

Baca Juga: Purbaya Yudhi Sadewa Sebut Ucapan Prabowo Subianto Soal Dolar Hanya Untuk Menghibur Rakyat: Nggak Apa-Apa Ngomong Gitu...

Sebelumnya, pelemahan rupiah memang menjadi perhatian publik setelah kurs dolar Amerika di sejumlah bank besar dilaporkan nyaris menyentuh Rp17.900. Bahkan, beberapa bank disebut telah menjual dolar di atas Rp18.000 per USD.

Di tengah kekhawatiran terhadap kondisi tersebut, pernyataan Presiden Prabowo terkait dolar yang dianggap tidak terlalu berdampak bagi masyarakat desa turut menuai sorotan publik.

Presiden menyebut pernyataannya itu dimaksudkan untuk menenangkan masyarakat agar tidak terlalu khawatir terhadap kondisi ekonomi nasional.

Sementara itu, Anies Baswedan sebelumnya juga sempat mengingatkan pemerintah agar lebih serius menangani pelemahan rupiah yang disebut telah mencapai titik terendah sepanjang sejarah.

Baca Juga: Sentil Pemerintah, Anies Baswedan Ingatkan Dampak Rupiah Anjlok Bisa Menghantam Rakyat Kecil: Kondisinya Tidak Baik-Baik Saja...

Menurut Anies, dampak pelemahan rupiah bukan hanya dirasakan pasar dan investor, tetapi juga berpotensi menghantam masyarakat kecil melalui kenaikan harga kebutuhan pokok dan menurunnya daya beli masyarakat.

"Geopolitik yang memanas, konflik membayang di Timur Tengah. Peringatan sudah datang dari mana-mana, suka tidak suka, masa-masa berat masih ada di depan kita. Tekanan ekonomi belum reda, cuaca ektsrem akan hadir dan menerpa, dan dunia di luar sedang bergejolak," ujar Anies dalam unggahan di akun Instagramnya. 

"Tentu, kita harus optimis, bahwa kita akan melewati itu semua. Asalkan kita bisa berjalan dengan mata terbuka, bukan dengan ilusi yang dibuat-buat. Kita pasti bisa, tapi syaratnya harus serius. Mari kita serius mengurus bangsa ini," pesannya.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini 

Halaman:

Tags

Terkini