SketsaNusantara.id - Bank Central Asia (BCA) buka suara terkait kabar kebocoran data nasabah di dark web yang belakangan mencuat.
Kabar tersebut muncul setelah akun X @DailyDarkWeb mengunggah tangkapan layar forum yyang memperlihatkan sampel data yang diklaim sebagai milik nasabah BCA.
Berdasarkan unggahan tanggal 21 Mei 2026 tersebut, ada pihak yang menawarkan dataset ‘BCA Mobile Bank Access & Databese’.
Akun tersebut menuliskan, dataset itu diklaim menyasar nasabah perbankan di tanah air.
“Pelaku mengiklankan dugaan kumpulan data berbasis dari mobil banking BCA yang menargetkan nasabah perbankan Indonesia,” tulis akun tersebut sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id.
Meski akun @DailyDarkWeb belum menegaskan kebenaran klaim tersebut, namun kabar ini sempat menjadi perhatian netizen.
“@HaloBCA tolong press rilisnya ya moso sekelas banking swasta wahid kelolosan,” komentar netizen.
“@HaloBCA gimana ini mitigasi BCA? Sebagai user BCA ini mengkhawatirkan banget,” tulis akun @Lo********.
Menindaklanjuti kabar yang beredar, BCA akhirnya buka suara.