Dalam keterangan pada caption, Dandhy menegaskan, ucapannya dalam video tersebut bukan menjawab pertanyaan Jenderal Maruli.
“Sebenarnya saya nggak sedang menjawab KSAD. Saya menjawab Pemimpin Redaksi Tribun Pekanbaru, Erwin Adrian,” tulisnya.
Menurutnya, ia berhak memberikan jawaban tersebut lantaran tidak sedang mempertanggungjawabkan pajak.
“Saya berhak tuh ngomong ‘pokoknya ada’, karena saya nggak mempertanggungjawabkan pajak,” imbuhnya.
Kendati demikian, Dandhy menambahkan, bahwa dalam jurnalistik, selain menegaskan sumber berita, juga harus mengungkapkan asal pendanaan.
“Karena dari sana publik bisa menilai apakah ini karya yang independen atau tidak.
Lebih lanjut, ia menjelaskan, dalam proses pembuatan film Pesta Babi, ada banyak pihak yang berkolaborasi.
“Temen-temen bisa melihat logo-logo yang ada di poster film, itulah para kolaborator, jadi itulah lembaga-lembaga yang patungan untuk membiayai film ini,” ungkapnya lagi.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!