Dalam keterangan pada caption, Dandhy menegaskan, ucapannya dalam video tersebut bukan menjawab pertanyaan Jenderal Maruli.
“Sebenarnya saya nggak sedang menjawab KSAD. Saya menjawab Pemimpin Redaksi Tribun Pekanbaru, Erwin Adrian,” tulisnya.
Menurutnya, ia berhak memberikan jawaban tersebut lantaran tidak sedang mempertanggungjawabkan pajak.
“Saya berhak tuh ngomong ‘pokoknya ada’, karena saya nggak mempertanggungjawabkan pajak,” imbuhnya.
Kendati demikian, Dandhy menambahkan, bahwa dalam jurnalistik, selain menegaskan sumber berita, juga harus mengungkapkan asal pendanaan.
“Karena dari sana publik bisa menilai apakah ini karya yang independen atau tidak.
Lebih lanjut, ia menjelaskan, dalam proses pembuatan film Pesta Babi, ada banyak pihak yang berkolaborasi.
“Temen-temen bisa melihat logo-logo yang ada di poster film, itulah para kolaborator, jadi itulah lembaga-lembaga yang patungan untuk membiayai film ini,” ungkapnya lagi.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Detik-Detik Relawan Indonesia Diduga Dibekuk Tentara Israel Viral di Medsos, Dewan Pers Minta Pemerintah Bertindak
Gandeng LPSK, Rieke Diah Pitaloka Pasang Badan Bela Mantan ART Erin Taulany: UU PRRT Jangan hanya Jadi Macan Kertas!
AJI Desak Israel Bebaskan Empat Jurnalis Indonesia yang Ditahan Saat Liput Misi Kemanusiaan ke Gaza
Sentil Pemerintah, Anies Baswedan Ingatkan Dampak Rupiah Anjlok Bisa Menghantam Rakyat Kecil: Kondisinya Tidak Baik-Baik Saja...
3 Fakta Penangkapan Pelaku Begal di Sumberbaru Jember, Polisi Amankan Barang Bukti, Netizen Ungkap Ciri-ciri Pembegal
Anggota DPRD Jember Bongkar Alasan Main Game Saat Rapat: Lupa Kasih Makan Sapi
Pidato Terbaru Prabowo Subianto, Sebut Rakyat Tak Pernah Punya Mimpi Menjadi Kaya Raya: Mereka Bermimpi Bisa Memberi Susu Untuk Anaknya!