“Ini bukan barang murahan atau kualitas rendah. Justru sudah melalui proses pengujian dan kualitasnya bagus. Bahkan ada garansi sampai 10 tahun,” tegas Hasto.
Pernyataan serupa juga disampaikan perwakilan PT JOS sebagai produsen atap daur ulang tersebut. Perusahaan menyebut material yang digunakan sudah terverifikasi melalui berbagai tahap pengujian.
Selain membantu mengurangi limbah plastik, atap hasil daur ulang disebut memiliki manfaat lain. Material tersebut diklaim mampu meredam panas dan suara air hujan sehingga membuat rumah lebih nyaman.
Program ini juga memiliki dampak ekonomi bagi masyarakat. Sampah plastik yang digunakan sebagai bahan produksi dibeli langsung dari warga Kota Yogyakarta.
Pemerintah Kota Yogyakarta berharap masyarakat semakin terbiasa memilah sampah rumah tangga. Limbah yang selama ini dibuang dinilai masih memiliki nilai ekonomi jika dikelola dengan baik.
Melalui program tersebut, Pemkot Yogyakarta ingin mendorong pengelolaan sampah yang lebih bermanfaat. Selain membantu lingkungan, hasil daur ulang juga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan pembangunan rumah warga.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!