Kendati demikian, kepolisian dan pihak terkait belum dapat memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut, termasuk fakta mengenai lubang di Jalur Lintas Selatan yang diduga menjadi pemicu awal.
3. Jumlah Korban
Kecelakaan maut ini menewaskan belasan korban meninggal dunia dan luka-luka.
Rendy mengungkapkan, jumlah korban meninggal saat ini sebanyak 16 orang dan sudah dievakuasi ke RS Aisyah Lubuklinggau.
Dari 16 korban tewas, 14 orang berasal dari bus ALS yang terdiri sopir dan 13 penumpang.
Sementara 2 korban meninggal lainnya yakni Yanto, sopir truk tanki dan kernetnya, Martini.
3 Orang korban luka-luka mengalami luka bakar serius dan dilarikan ke RSUD Muara Rupit untuk mendapatkan perawatan intensif.
Sementara kenet bus ALS mengalami luka ringan dalam kecelakaan tersebut.
Hingga berita ini dirilis, pihak kepolisian masih melakukan proses identifikasi korban.
Dari keenam belas korban meninggal, baru 5 orang yang bisa diidentifikasi.
Kasatlantas Polres Muratara, AKP M Karim mengatakan, kelima korban yang berhasil diidentifikasi adalah sopir bus ALS bernama Alif.
Sementara 4 orang lainnya yakni sopir truk tanki, Yanto dan kenetnya, Martini serta 2 penumpang bus ALS yaitu Saf dan M Fadli.
4. Polda Sumsel Buka Posko DVI
Polda Sumatera Selatan juga membuka Posko DVI (Disaster Victim Identification) untuk membantu proses identifikasi,