“Banyak yang mengira memelihara atau melepas ikan Sapu-sapu ke sungai itu baik karena mereka dianggap sebagai ikan ‘pembersih. Kenyataannya justru sebaliknya. Ikan invasif asal Amerika Selatan ini adalah ancaman bagi perairan air tawar,” tulis akun @kkpgoid.
Kementerian KKP mengungkapkan ada 4 bahaya ikan Sapu-sapu, khususnya bagi lingkungan, yakni sebagai berikut:
Baca Juga: Gubernur Pramono Anung Instruksikan Pembasmian Ikan Sapu-Sapu di Jakarta, Ini Alasan Ilmiahnya
1. Merusak Ekosistem Lokal
Ikan Sapu-sapu bisa mengonsumsi apa saja, termasuk telur ikan lokal seperti wader dan gabus.
Hal ini rupanya menyebabkan penuruan populasi ikan lokal secara drastis.
2. Merusak Struktur Sungai
Ikan Sapu-sapu memiliki kebiasaan melubangi pinggiran sungai untuk menyimpamn telurnya.
Kebiasaan ini rupanya berbahaya karea dapat memicu erosi hingga longsor di bantaran sungai.
3. Dominasi Teritorial
Kehadiran Ikan Sapu-sapu di sebuah wilayah perairan biasanya akan menimbulkan masalah teritorial dengan hewan laut lainnya.
Keberadaan Ikan Sapu-sapu sering kali membuat ikan lokal di suatu perarian ‘terusir’ karena kalah saing dalam mencari makanan.
4. Bahaya untuk Dikonsumsi
Selain bisa memicu bahaya bagi lingkungan, Ikan Sapu-sapu juga cukup berbahaya untuk dikonsumsi.