SketsaNusantara.id - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar operasi penangkapan ikan Sapu-sapu secara serempak di 5 wilayah pada Jumat, 17 April 2026.
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
Kegiatan yang digelar serempak di 5 wilayah di Jakarta berhasil menghasilkan 6,9 ton ikan sapu-sapu.
Baca Juga: Gubernur Pramono Anung Instruksikan Pembasmian Ikan Sapu-Sapu di Jakarta, Ini Alasan Ilmiahnya
Dalam keterangannya, Pramono mengungkapkan tujuan dari penangkapan ikan sapu-sapu tersebut.
Politisi PDIP ini juga bakal menyiapkan ‘pasukan khusus’ yang bertugas untuk mengendalikan populasi ikan Sapu-sapu.
Dan berikut ini deretan fakta dalam aksi penangkapan ikan Sapu-sapu di Jakarta yang berhasil dirangkum tim redaksi.
Baca Juga: Kasus Keracunan MBG di Jaktim, 72 Siswa dari 4 Sekolah Dirawat, Pramono Anung Ungkap Kondisi Korban
1. Alasan Pemprov DKI ‘Basmi’ Ikan Sapu-sapu
Dalam keterangan resminya, Pramono Anung mengungkapkan, kegiatan penangkapan ikan Sapu-sapu ini merupakan upaya Pemprov DKI dalam memperkuat, membersihkan dan memulihkan ekosistem perairan di Jakarta, termasuk membersihkannya dari ikan Sapu-sapu.
Seperti yang diketahui, keberadaan ikan Sapu-sapu berpotensi merusak habitat alami dan memengaruhi keseimbangan ekosisten karena kebiasannya menggali dasar sungai.
2. Pemprov DKI Soroti Jumlah Ikan Sapu-sapu di Perairan Jakarta
Pramono Anung menjelaskan, bahwa saat ini keberadaan ikan Sapu-sapu mendominasi di sejumlah perairan di Jakarta.