Ia juga menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam penanganan bencana.
“Program SCR ini diharapkan bisa mencetak relawan yang mampu menularkan ilmunya kepada saudara dan masyarakat sekitar. Bupati Jember juga telah mengimbau agar ada kolaborasi yang kuat dari tingkat pemerintah kabupaten hingga ke desa. Jangan sampai saat terjadi bencana, kita jalan sendiri-sendiri,” tegasnya.
Kegiatan orientasi dan pelatihan ini berlangsung selama dua hari, mulai Sabtu hingga Minggu. Seluruh peserta mendapatkan materi yang dirancang untuk meningkatkan kesiapsiagaan, khususnya di wilayah pesisir selatan Jember.
Dengan pelatihan ini, relawan diharapkan mampu menjadi penggerak kesiapsiagaan di lingkungan masing-masing. Mereka juga diharapkan dapat menyebarkan pengetahuan yang diperoleh kepada masyarakat sekitar guna meminimalkan risiko saat bencana terjadi.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!