SketsaNusantara.id - Sebuah video yang memperlihatkan curhatan seorang ibu di dalam bus ber-AC viral di media sosial. Ia mengeluhkan adanya asap rokok yang memenuhi kabin selama perjalanan.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian karena terjadi di bus dengan fasilitas pendingin udara. Kondisi itu seharusnya tidak memperbolehkan aktivitas merokok di dalam kendaraan.
Dalam video yang diunggah, ibu tersebut terlihat bersama anak kecilnya. Ia menyampaikan keluhan terkait kondisi perjalanan yang dianggap tidak nyaman.
“Di terminal dan di aplikasi juga sudah konfirmasi ini kan bus AC, nggak boleh ada rokok, kalau ada yang ngerokok, bisa saya tegur,” tulisnya dalam keterangan unggahan.
Ia menjelaskan bahwa sebelum perjalanan dimulai, sudah ada kepastian bahwa bus tersebut bebas dari aktivitas merokok. Namun, kondisi di lapangan tidak sesuai dengan yang diharapkan.
Menurut pengakuannya, sopir bus justru tetap merokok saat perjalanan berlangsung. Ia mengaku telah mencoba menegur, tetapi respons yang diterima berbeda dari yang diharapkan.
Penumpang lain disebut ikut memberikan tanggapan yang tidak mendukung. Bahkan, ia merasa disudutkan setelah menyampaikan teguran tersebut.
Ia juga mengungkap bahwa sebagian penumpang merokok saat bus berhenti. Namun, yang menjadi sorotan adalah aktivitas merokok yang tetap dilakukan di dalam bus.
Beberapa penumpang duduk di bagian depan dengan alasan jendela dibuka. Mereka menganggap asap rokok akan keluar dari kendaraan.
Namun, kondisi tersebut dinilai tidak sesuai dengan kenyataan. Asap rokok tetap menyebar hingga ke bagian belakang bus.
“Kenyataannya, asapnya sampai ke penumpang belakang, saya di-double masker tetep kehirup, Dyandra juga sampai muntah,” tuturnya.
Selain masalah rokok, ia juga menyoroti kondisi fasilitas bus. Speaker yang digunakan disebut tidak berfungsi dengan baik, namun tetap dinyalakan.