news

Terjunkan Alat Berat, Aliran Sungai Tembelang di Kecamatan Rambipuji Jember Kembali Normal

Rabu, 4 Februari 2026 | 18:37 WIB
Penerjunan alat berat. (Dok BPBD Jember)

SketsaNusantara.id – Upaya pemulihan pascabencana banjir bandang di Desa Pecoro, Kecamatan Rambipuji, menunjukkan hasil signifikan.

Personel gabungan dari berbagai unsur sukses menormalisasi aliran sungai di bawah Jembatan Tembelang yang sebelumnya tersumbat material kayu dan rumpun bambu raksasa.

Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, menyampaikan bahwa operasi pembersihan ini merupakan langkah krusial untuk mencegah adanya luapan air susulan akibat hambatan di badan sungai.

Baca Juga: Sempat Hilang, BPBD Jember Temukan Jenazah Korban Banjir Bandang di Aliran Sungai Bedadung

"Fokus utama kami pada hari ini adalah pembersihan material glondongan kayu besar dan barongan bambu yang menyangkut di fondasi jembatan. Jika tidak segera diangkat, ini sangat berisiko memicu banjir kembali apabila curah hujan meningkat," ujar Edy saat memberikan keterangan, Rabu 4 Februari 2026.

Penanganan yang dimulai sejak siang hari tersebut melibatkan alat berat, untuk mengevakuasi material berukuran besar yang tidak mungkin dipindahkan secara manual.

Selain itu, petugas di lapangan juga menggunakan gergaji mesin untuk memotong batang pohon yang melintang.

Baca Juga: Dikepung Bencana dalam Sehari, BPBD Jember Terjunkan Personel ke Berbagai Wilayah

Edy menjelaskan bahwa keberhasilan giat kerja bakti ini tidak lepas dari kolaborasi apik antar-instansi. Tercatat unsur dari Dinas PUPR, perangkat Desa Pecoro, relawan zakat, Baret, hingga warga setempat bahu-membahu di lokasi.

"Alhamdulillah, sekitar pukul 14.30 tadi seluruh material yang menyumbat sudah berhasil kami angkat. Saat ini kondisi cuaca di lokasi terpantau cerah berawan dan aliran sungai sudah kembali lancar tanpa hambatan," tambahnya.

Selain fokus pada teknis pembersihan, Edy juga mengapresiasi inisiatif warga Desa Pecoro yang secara swadaya mendirikan dapur mandiri untuk mendukung konsumsi para petugas dan relawan selama kegiatan berlangsung.

Baca Juga: Satu Rumah Roboh dan Penghuni Terluka di Arjasa, BPBD Jember Bakal Beri Bantuan Material Bangunan

"Dukungan logistik dari desa sangat membantu stamina kawan-kawan di lapangan. Hingga laporan terakhir masuk, tidak ada kendala berarti dalam proses evakuasi ini," tandasnya.

Dengan tuntasnya pembersihan di Jembatan Tembelang, BPBD Jember kini tetap menyiagakan personel Pusdalops untuk memantau titik-titik rawan lain di wilayah Jember guna mengantisipasi dampak cuaca ekstrem di awal tahun ini.***

Halaman:

Tags

Terkini