news

Ambulan Jenazah PMI Jember Antar Jenazah Dosen UIN KHAS ke Lumajang, Wujud Pelayanan Kemanusiaan untuk Dunia Pendidikan

Senin, 2 Februari 2026 | 12:02 WIB
PMI Jember fsilitasi ambulan jenazah gratis, antar dosen UIN KHAS Jember ke tempat pemakaman di Lumajang (Dok. PMI Jember )

SketsaNusantara.id - Suasana duka menyelimuti keluarga besar Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember atas wafatnya salah satu dosen terbaiknya, Dr. Minan Jauhari. Almarhum mengembuskan napas terakhir dan meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kolega, serta mahasiswa yang pernah dibimbingnya selama mengabdi di dunia pendidikan.

Sebagai bentuk pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember memberikan layanan ambulan jenazah untuk mengantar almarhum ke tempat peristirahatan terakhir. Permintaan layanan ambulan jenazah diterima PMI Jember dari pihak keluarga pada Senin pagi, 2 Februari 2026. Menindaklanjuti permintaan tersebut, petugas PMI langsung menuju rumah duka yang berada di Perum Griya Mangli, Kecamatan Kaliwates, Jember.

Sebelum diberangkatkan ke pemakaman, jenazah terlebih dahulu dishalatkan di Masjid Baiturrahman, Griya Mangli. Prosesi sholat jenazah berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh keluarga, kerabat, tetangga, serta rekan sejawat almarhum.

Baca Juga: 21 Siswa PMR Madya SMPN 9 Jember Dapat Pembekalan Pertolongan Pertama di Markas PMI, Fokus Kesiapsiagaan Darurat sejak Usia Sekolah

Usai sholat jenazah, ambulan jenazah PMI Jember membawa almarhum menuju lokasi pemakaman di Kabupaten Lumajang dengan pengawalan keluarga dan rombongan pelayat.

Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, S.Pd, menyampaikan bahwa pelayanan ambulan jenazah ini merupakan bagian dari komitmen PMI dalam menjalankan misi kemanusiaan, khususnya bagi masyarakat Jember yang membutuhkan. Ia menegaskan bahwa PMI selalu berupaya hadir di tengah masyarakat dalam situasi duka maupun darurat.

“Setelah menerima informasi dari keluarga almarhum, kami segera memberangkatkan ambulan jenazah ke rumah duka. Ini adalah bagian dari pelayanan kemanusiaan PMI Jember untuk masyarakat, terlebih almarhum merupakan tokoh pendidikan yang telah banyak berjasa,” ujar Zainollah.

Baca Juga: Edukasi Lewat Simulasi Nyata, PMI Jember Tanamkan Kesiapsiagaan Bencana pada Pelajar MTs Miftahul Ulum Gumukmas

Kepergian Dr. Minan Jauhari meninggalkan kesan mendalam di lingkungan UIN KHAS Jember. Semasa hidupnya, almarhum dikenal sebagai akademisi yang santun, berdedikasi tinggi, serta memiliki integritas dalam menjalankan amanah. Ia terakhir menjabat sebagai Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, peran yang dijalaninya dengan penuh tanggung jawab dan kepedulian terhadap mahasiswa.

PMI Kabupaten Jember saat ini menyediakan satu unit layanan ambulan jenazah gratis bagi warga Jember, selain juga layanan ambulan kesehatan untuk keperluan medis. Layanan tersebut dihadirkan sebagai wujud kepedulian PMI terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan kedukaan.

“Layanan ambulan jenazah gratis ini merupakan bentuk nyata pengabdian Palang Merah Indonesia kepada masyarakat Jember,” pungkas Zainollah.

Baca Juga: Tak Sekedar Bantuan, Relawan PMI Jember Transfer Ilmu Klorinasi di Lokasi Bencana Pidie Jaya untuk Jaga Kualitas Air Bersih

Pelayanan ini diharapkan dapat terus memberikan manfaat serta memperkuat kehadiran PMI sebagai organisasi kemanusiaan yang sigap, responsif, dan dekat dengan masyarakat.***

 Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!

Tags

Terkini