“Tetapi juga menawarkan sebuah tali penolong bagi mereka yang terjebak dalam rasa malu, kebingungan, atau ketakutan,” imbuhnya.
Kejadian yang membekas dan meninggalkan trauma ini tentunya menjadi pengingat bagi kita semua.
“Semoga ‘Broken Strings’ bisa menjadi pengingat bagi kita semua bahwa trauma seperti ini ada di sekitar kita,” katanya.
Tidak hanya berani bersuara, namun Cinta berharap semua penyintas child grooming dapat segera pulih dari trauma dan ketakutannya.
“Dan membutuhkan kekuatan yang luar biasa untuk bisa keluar, pulih, dan bertahan,” tutupnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!