“BRI yang menjadi bagian ekosistem dari Danantara berharap dapat memberikan dampak yang lebih luas dan berkesinambungan bagi masyarakat terdampak bencana. Langkah ini sekaligus menegaskan peran BRI yang senantiasa hadir, peduli dan berkontribusi nyata dalam setiap fase penanganan bencana, mulai dari tanggap darurat hingga pemulihan jangka panjang, demi mendukung ketahanan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia”, tegas Hery.
Melalui program BRI Peduli, BRI menyiapkan bantuan pemulihan infrastruktur di sejumlah wilayah terdampak.
Di Aceh, fokus pemulihan meliputi renovasi fasilitas pendidikan, puskesmas, layanan publik, serta perbaikan sistem air bersih dan sanitasi.
Di Sumatera Utara, program serupa dilakukan pada sekolah dan fasilitas kesehatan yang terdampak banjir dan longsor, termasuk perbaikan sarana air bersih.
Sementara di Sumatera Barat, pemulihan diarahkan pada renovasi ruang kelas, fasilitas kesehatan tingkat pertama, serta perbaikan drainase dan akses jalan lingkungan.
Baca Juga: Dividen Interim BRI 2025 Resmi Diumumkan, Investor Perhatikan Jadwal Cum Date Saham BBRI
Selain itu, pembangunan hunian sementara juga disiapkan khususnya di Aceh dan Sumatera Utara.
Pada fase tanggap darurat sebelumnya, BRI telah mendirikan posko bencana dan menyalurkan berbagai bantuan seperti paket makanan siap saji, sembako, obat-obatan, pakaian layak pakai, kasur, selimut, perahu karet, perlengkapan bayi, hingga peralatan kebersihan.
Hingga tanggal 18 Desember 2025, BRI Group tercatat telah melaksanakan 40 aksi tanggap darurat di berbagai wilayah dengan dukungan lima posko darurat.
Secara keseluruhan, bantuan yang disalurkan mencakup ribuan paket logistik, distribusi air bersih menggunakan puluhan truk, obat-obatan, serta peralatan kebersihan.
Program tersebut telah menjangkau lebih dari 70 ribu warga terdampak bencana di berbagai wilayah Sumatra. ***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!