"Walaupun beliau bukan orang Indonesia, tapi beliau punya hati yang tulus untuk masyarakat Indonesia. Terima kasih coach @shintaeyong7777," komentar warganet lainnya.
Di tengah banyaknya ucapan terima kasih dan pujian untuk STY, tak sedikit pula warganet yang menyindir Erick Thohir.
Ketua Umum PSSI yang saat ini menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI itu sebelumnya sempat ramai jadi sorotan publik setelah dikabarkan akan memberikan bantuan berupa alat olahraga kepada korban bencana di Sumatera.
Sejumlah warganet menilai bantuan tersebut kurang tepat sasaran, mengingat kebutuhan utama warga pasca bencana adalah makanan, air bersih, dan perlengkapan dasar, bukan fasilitas olahraga.
Erick Thohir dinilai kalah dari para pemain timnas Indonesia seperti Calvin Verdonk hingga Maarten Paes dan Dean James yang turut membantu korban bencana di Sumatera.
"Calvin Verdonk, Maarten Paes, Dean James, Shin Tae Yong 4–0 Erick Thohir. Sinar ET meredup lagi," sindir warganet.
"Menyala! Respect coach STY. Erick Thohir kalah bersinar lagi. Menpora kocak, daripada nyumbang alat olahraga mending donasi sembako kayak STY dan pemain diaspora timnas yang lebih peduli ketimbang pejabat yang cuma pencitraan," tulis warganet lainnya.
Selain Shin Tae Yong, sejumlah pemain Timnas Indonesia juga menunjukkan kepedulian terhadap korban bencana.
Calvin Verdonk diam-diam menyumbangkan 125 paket yang berisi kebutuhan dasar dan perlengkapan kebersihan yang dibutuhkan warga yang terdampak bencana. Sementara Maarten Paes dan Dean James diketahui telah memberikan bantuan kebutuhan pokok serta bahan makanan untuk korban banjir dan tanah longsor di Desa Sibolga, Tapanuli Utara.
Aksi kepedulian ini mendapat respons positif karena dinilai lebih memahami kebutuhan mendesak warga di lokasi bencana. Bagi publik, aksi Shin Tae Yong dan beberapa pemain Timnas menjadi contoh nyata aksi kemanusiaan tanpa memandang status.
Di tengah situasi sulit yang dialami masyarakat Sumatera, dukungan moral dan bantuan seperti sembako hingga kebutuhan lainnya menjadi harapan besar bagi para korban untuk bisa bangkit pasca terjadi bencana.
Sementara itu, Erick Thohir memang berencana memberikan bantuan alat olahraga untuk korban bencana di Sumatera. Namun, bantuan tersebut akan disalurkan setelah masa pemulihan pasca bencana, bukan saat tanggap daurat sekarang ini.
Prioritas pemerintah saat ini adalah membantu pemenuhan kebutuhan dasar dan bantuan alat olahraga tersebut akan diberikan beberapa bulan ke depan menggunakan anggaran tahun 2026 sebagai bagian dari pemulihan psikososial pasca bencana.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini