news

Babad Lembana 5 Segera Hadir, Angkat Tema 'Pamolèan' Sebagai Jalan Pulang Pada Kultural Madura

Kamis, 11 Desember 2025 | 11:30 WIB
Babad Lembana 5: Pamolean (Dok.Lembana)

 

SketsaNusantara.id - Kolektif Lembana Artgroecosystem kembali menggelar hajatan seni tahunan Babad Lembana di Lembana Artgroecosystem, Sumenep, Madura pada 14-20 Desember 2025.

Dengan mengusung tema “Pamolean”, Babad Lembana yang tahun ini memasuki tahun kelima membawa konsep dalam kosmologi Madura yang berkaitan dengan gagasan pulang ke asal.

Pamolèan tidak hanya dimaknai sebagai rumah atau kampung halaman, tetapi juga koordinat batin, yakni jalan kepulangan pada riwayat diri dan ingatan kolektif.

Baca Juga: Ketika Perempuan Menenun Perlawanan: Pameran Cerita Foto Mama Aleta Fund Angkat Suara Pulau-Pulau Kecil di Tengah Krisis Iklim

Berbeda dari festival konvensional, Babad Lembana meniadakan batas tegas antara pengunjung dan tuan rumah.

Setiap orang yang datang dianggap sebagai bagian dari peristiwa, baik saat memasak bersama di dapur terbuka, menjelajah pameran lewat jalan kaki, berbagi cerita di teras rumah, dan sebagainya.

Dukungan Program MTN dan Jaringan Komunitas Seni

Hajatan seni Babad Lembana tahun ini diselenggarakan atas dukungan Kementerian Kebudayaan melalui program Manajemen Talenta Nasional (MTN) Seni Budaya melalui skema MTN Presentasi bidang seni pertunjukan.

Baca Juga: Marak Selebrasi Ruang Temu Kopi Kelas Atas, Kolektif Kulon Project Kritisi Keberadaan Kopi Tradisional Bondowoso Lewat Pameran Kobessah

Selain itu, sejumlah inisiatif, lembaga, dan komunitas seni-budaya dari berbagai daerah turut terlibat.

Babad Lembana juga menjadi bagian dari Antarragam Jejaring Garasi Performance Institute, sebuah simpul pertemuan bagi para pelaku seni pertunjukan di Indonesia.

Riset Kultural Melalui Hajatan Sosial

Sejak pertama kali digagas pada 2021, Babad Lembâna diposisikan sebagai sebuah hajatan sosial selama tujuh hari setiap minggu kedua bulan Desember yang menekankan perjumpaan antarsubjek karya seni, ruang spesifik, objek keseharian, dan warga Lembâna.

Halaman:

Tags

Terkini