news

354 Kecamatan Terdampak Banjir dan Longsor, IFG Salurkan Rp422 Juta

Jumat, 5 Desember 2025 | 21:30 WIB
Indonesia Financial Group (IFG) menyalurkan bantuan senilai Rp422.134.900 bagi korban terdampak bencana di sejumlah wilayah di Sumatera. (Dok. IFG)

SketsaNusantara.id - Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat memicu kerusakan luas di berbagai wilayah.

Gangguan akses, kebutuhan dasar yang terbatas, serta situasi darurat di ratusan kecamatan membuat penanganan cepat menjadi sangat penting. Upaya terpadu diperlukan agar bantuan dapat tiba tepat waktu dan menjangkau titik yang sulit diakses.

Situasi darurat ini mendorong berbagai lembaga mempercepat distribusi bantuan. BUMN melalui holding asuransi, penjaminan, dan investasi di bawah Indonesia Financial Group (IFG) terlibat dalam upaya tersebut.

Baca Juga: IFG dan KAI Gelar Edukasi Finansial Hari Pahlawan, Ungkap Cara Baru Gen Z Mengatur Uang agar Stabil, Terlindungi, dan Punya Arah Masa Depan

Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), koordinasi dilakukan untuk mempercepat pemulihan awal sekaligus membuka kembali akses vital di lapangan.

IFG menyalurkan bantuan senilai Rp422.134.900 untuk masyarakat terdampak. Bantuan ini merupakan kontribusi bersama anggota holding dan diprioritaskan bagi wilayah yang menghadapi kondisi terberat.

Managing Director Stakeholders Management Danantara Indonesia, Rohan Hafas, menyampaikan, “Kami telah mengaktifkan jaringan koordinasi dengan BUMN yang memiliki operasi di wilayah terdampak. Langkah ini kami tempuh untuk memastikan kebutuhan dasar warga segera terpenuhi dan akses vital dapat kembali dibuka sebagai bagian dari percepatan pemulihan kondisi di lapangan.”

Baca Juga: Peringati Hari Pahlawan, IFG dan Holdingnya Tebar Semangat Pengabdian Lewat Aksi Nyata

Berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Minggu 29 November 2025, terdapat 354 kecamatan terdampak.

Sebanyak 166 kecamatan berada di Aceh, 99 kecamatan di Sumatera Utara, dan 89 kecamatan di Sumatera Barat. Kondisi ini menimbulkan gangguan besar pada aktivitas warga, mobilitas, dan distribusi kebutuhan harian.

Sebagai wujud hadirnya negara melalui BUMN, IFG dan anggota holding mengirimkan bantuan logistik lewat jalur udara dan darat.

Instruksi ini sejalan dengan arahan Danantara Indonesia agar bantuan dapat menjangkau wilayah terpencil secara bertahap dan berkelanjutan.

Pengiriman melalui jalur udara dilakukan bersama BNPB, berupa air mineral dan makanan siap saji untuk memenuhi kebutuhan mendesak warga.

Kepala Subdirektorat Kemitraan Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB, Erry Prawisuda, memberikan apresiasi.

Halaman:

Tags

Terkini