SketsaNusantara.id - Kasus kematian Diplomat Muda Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Arya Daru Pangayunan masih menjadi misteri.
Namun baru-baru ini pengacara keluarga Arya Daru Pangayunan (ADP) ungkap penemuan baru perihal kematian keluarga kliennya.
Nicholay Apriliando mengatakan bahwa ada salah satu kejanggalan yang belum dijelaskan oleh pihak kepolisian.
Kejanggalan tersebut berupa temuan luka di pelipis dan tengkuk serta lebam di bagian dada Arya Daru.
Pengacara keluarga ADP menambahkan bahwa sebelumnya pihak kepolisian mengatakan ada hal 'privacy' yang harus disampaikan dengan pihak keluarga ADP.
Namun ternyata hal 'privacy' tersebut tidak seperti yang dibayangkan dan diperkirakan oleh masyarakat.
Baca Juga: Misteri Kematian Diplomat Arya Daru, Polisi Masih Buru Barang Bukti yang Hilang
Ternyata hal yang disebut 'privacy' itu adalah berkaitan dengan Arya Daru Pangayunan yang disebut check-in hotel di Jakarta.
Ia juga menambahkan bahwa pihak keluarga Arya Daru sudah menerima informasi tersebut.
Selain itu, Nicholay Apriliando pun mengetahui perihal rekan yang check-in hotel bersama diplomat muda itu.
"Check-In itu bersama-sama dengan seorang wanita berinisial V," kata Nicholay Apriliando dihadapan awak media pada Kamis, 28 November 2025.
Nicholay juga menyebut nama sosok wanita berinisial V itu dengan gamblang dan tanpa ada yang ditutup-tutupi.