SketsaNusantara.id - Saat ini status Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jatim, telah ditingkatkan menjadi status awas di level IV.
Kenaikan level pada status Gunung Semeru terhitung sejak Rabu, 19 November 2025 pukul 17.00 WIB.
Satu jam sebelumnya, tepatnya pukul 16.00 WIB, gunung tertinggi di Pulau Jawa masih berada di level III atau siaga.
Baca Juga: Gunung Semeru Kembali Erupsi, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 2000 Meter
Diketahui bahwa awan panas mulai berguguran sejak Rabu sore hingga mencapai 13 kilometer dari puncak.
Sejak erupsi Gunung Semeru warga dihimbau untuk mengungsi dan dilarang beraktivitas di sektor tenggara kawasan Besuk Kobokan.
Kondisi terkini pengungsi erupsi Gunung Semeru
Hingga Kamis, 20 November 2025, pemerintah Kabupaten Lumajang dan tim terus melakukan pendistribusian makanan cepat saji kepada pengungsi.
Tim tanggap darurat dan Pemkab Lumajang juga memastikan keamanan dan kenyamanan bagi para pengungsi yang sementara waktu harus meninggalkan rumahnya.
Berdasarkan data terbaru dari website Pemkab Lumajang, ada sekitar 963 warga yang terdampak dari Kecamatan Pronojiwo dan Kecamatan Candipuro.
Dari total warga terdampak, semua telah menerima bantuan yang mencakup kelompok rentan, diantaranya meliputi anak-anak, ibu hamil, lansia hingga masyarakat yang memiliki penyakit kronis.
Ada 9 titik pengungsian warga terdampak korupsi Gunung Semeru, diantaranya: