SketsaNusantara.id - Polemik perceraian rumah tangga Tasya Farasya dan Ahmad Assegaf terus menjadi sorotan.
Terlebih setelah tuntutan nafkah Tasya Farasya kepada Ahmad Assegaf yang hanya sebesar Rp100 perak saja.
Terkait tuntutan nafkah tersebut, Sangun Ragahdo selaku kuasa hukum Tasya Farasya mengatakan bahwa sebenarnya permasalahan rumah tangga Tasya bukan pada nafkah, melainkan tingkat kepercayaan.
Bahkan selama ini, Tasya Farasya tak pernah mendapat nafkah lahir dan batin yang layak dari Ahmad.
"Kalau dari Ibu Tasya bukan soal tidak dinafkahi, tapi titik beratnya masalah kepercayaan. Ya inilah sekarang bergulir di sini, proses masih berjalan. Mohon support,"
"Ibu Tasya juga merasakan bahwa tidak mendapatkan nafkah lahir dan batin secara layak selama ini," katanya, dilansir dari kanal Youtube Intens Investigasi.
Baca Juga: Tuntut Nafkah Seratus Perak saat Cerai, Netizen Sebut Tasya Farasya Sedang 'Injak Harga Diri' Suami
Sementara besaran nafkah yang dituntut Tasya ini hanyalah simbolik bentuk tanggung jawab Ahmad pada anak-anaknya.
Selama ini, kata Sangun, Tasya tak pernah mendapat nafkah dari sang suami.
"Dan kami juga pada gugatan kami, kami mengajukan nafkah senilai Rp 100 karena mengingat bahwa selama ini Ibu Tasya pun juga merasa tidak ada nafkah selama menikah,"
"Sehingga lebih baik kami ajukan sebagai bentuk tanggung jawab mantan suami terhadap anak-anaknya saja senilai Rp 100," imbuhnya.
Terkait dugaan penggelapan dana yang dilakukan Ahmad pada perusahaan Tasya, Sangun mengatakan bahwa kliennya akan membawa ke ranah hukum.