Setiap puskesmas akan berkolaborasi dengan penanggung jawab di kabupaten/kota serta pihak penginapan agar komunikasi dan pengawasan kesehatan lebih mudah.
Termasuk membentuk Tim Gerak Cepat (TGC) dan Unit Gawat Darurat (UGD) yang siap 24 jam untuk menangani masalah kesehatan dan situasi darurat. Fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Jember pun mendapatkan perhatian serius.
Dinas Kesehatan menunjuk total 175 tim kesehatan yang akan melayani selama 9 hari penuh, melibatkan sekitar 700 anggota staf kesehatan.
Jumlah armada ambulans yang siap siaga mencapai 165 unit, terdiri dari 13 unit dari rumah sakit, 50 dari puskesmas, 15 dari klinik perawatan inap, dan 1 unit dari PSC 119.
Baca Juga: Gus Fawait dan Gubernur Jatim Khofifah Bakal Bikin MTQ 2025 di Jember Semarak
Fasilitas kesehatan yang terlibat dalam acara ini meliputi 3 rumah sakit daerah, 8 rumah sakit swasta, 50 puskesmas, 131 puskesmas pembantu, 72 Pos Kesehatan Desa (PONKESDES), dan 15 klinik untuk rawat inap.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Jember Nurul Hafid Yasin menekankan pentingnya kesiapsiagaan tenaga medis. Tujuannya, untuk menghadapi lonjakan jumlah pengunjung.
"Acara pembukaan dan penutupan akan berlangsung di Jember Sport Garden, yang diperkirakan dapat menampung sekitar 39 ribu tamu undangan. Penataan lokasi pembukaan dan penutupan acara menggunakan tribun barat, timur, dan utara, sementara tribun selatan akan tertutup oleh panggung utama," jelasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI