SketsaNusantara.id- Pemkab Jember melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menyebut hasil evaluasi dan analisa penutupan simpang empat argopuro tingkatkan kelancaran lalu lintas. Hal itu berdasarkan analisis data setelah satu bulan dilakukan penutupan.
“Setelah 4 Juli 2025, dilakukan penutupan simpang empat Argopuro, hasil data dan analisa menunjukkan terjadinya peningkatan kelancaran yang signifikan,” kata Kabid Lalu Lintas Dishub Jember, Erwin Prasetyo, Rabu 6 Agustus 2025.
Selanjutnya kata dia, hasil evaluasi tersebut tentu akan dibawa ke Forum Laku Lintas Angkutan Jalan (FLLAJ) Jember. Tujuannya, untuk mendapatkan pembahasan dan kesimpulan tindak lanjut.
Baca Juga: Amankan Cuti Anda! Ini Jadwal Lengkap Rangkaian Acara Jember Fashion Carnival 2025
“Apakah akan ditindaklanjuti dengan ujicoba tahap selanjutnya, atau memang memungkinkan untuk langsung penetapan. Nanti dari forum itu yang akan mengambil keputusan,” ujarnya.
Erwin menambahkan, rapat koordinasi FLLAJ direncanakan akan dilaksanakan Minggu depan dengan beberapa pihak terkait. Dia menegaskan, bahwa rapat tersebut tentu bertujuan terhadap kebaikan dan pelayanan transportasi di Jember.
“Karena ini sudah waktunya. Uji coba penutupan dilaksanakan lebih satu bulan,” paparnya.
Baca Juga: Tajemtra Tinggal Menghitung Hari, Kadispora Jember: Pendaftar Beregu Minim Peminat
Apalagi kata dia, beberapa hari kedepan Pemkab Jember akan melaksanakan Jember Fashion Carnaval (JFC). Berdasarkan hasil rapat koordinasi, disepakati bahwa akan dilakukan buka tutup di simpang empat Argopuro.
Namun, hanya untuk event tahunan alias event-event tertentu.
“Ini semata-mata untuk diskresi kepolisian dan untuk kelancaran lalu lintas menghadapi event tertentu. Kami juga terus melakukan pemantauan melalui CCTV,” tandasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!