news

Peringatan Dini Tsunami di Indonesia Resmi Berakhir, Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG: Karena Seluruh...

Kamis, 31 Juli 2025 | 06:15 WIB
Ilustrasi Peringatan Dini Tsunami resmi dihentikan (Freepik/wirestock)

 

SketsaNusantara.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) resmi mengakhiri peringatan dini tsunami oada Rabu malam, 30 Juli 2025.

Kabar tersebut disampaikan BMKG melalui akun media sosialnya sekitar pukul 22:42 WIB.

“Peringatan dini tsunami yang disebabkan Gempa Kamchatka mag 8,7 tanggal 30 Juli 2025 6:24:50 WIB dinyatakan telah berakhir,” tulis akun X @infoBMKG.

Baca Juga: Waspada! Ini Daftar 10 Daerah di Indonesia yang Berpotensi Tsunami Dampak dari Gempa Bumi Rusia

Hal senada juga disampaikan oleh Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono melalui akun X pribadinya.

“Kami BMKG mengakhiri Peringatan Dini Tsunami yang disebabkan oleh Gempa Kamchatkan Mag 8,7 tanggal 30 Juli 2025 6:24:50 WIB.

Selain itu, Daryono juga menyampaikan alasan BMKG mengakhiri Peringatan Dini Tsunami tersebut.

Baca Juga: 4 Himbauan BMKG Pasca Gempa Rusia 8,7 M yang Berpotensi Tsunami di Indonesia, Daryono: Belajar dari Tsunami Tohoku

“Karena seleuruh marigram (catatan tsunami) di Indonesia polanya sudah cenderung meramping dan mengecil gambaran energi sudah terdissipasi,” tulisnya lagi.

Sebelumnya, BMKG telah merilis peringatan dini tsunami pasca gempa berkekuatan 8,7 Magnitudo melanda Kamchatka, Rusia.

Terdapat 10 wilayah di Indonesia yang mendapatkan peringatan dini tsunami dari BMKG.

Baca Juga: 5 Fakta Gempa Rusia 8,7 Magnitudo, Jenis, Dampak hingga Prediksi BMKG Indonesia Timur Berpotensi Tsunami

Ke-10 wilayah tersebut antara lain Kepualuan Talaud, Halmahera Utara, Manokwari, Raja Ampat hingga Kota Gorontalo.

Halaman:

Tags

Terkini