news

Tak Hanya Jember! Warganet Soroti Antrean Panjang Sejumlah SPBU di Lumajang, Ikut Kena Imbas Krisis BBM Imbas Keterlambatan Distribusi dari Pertamina

Selasa, 29 Juli 2025 | 14:30 WIB
Potret antrean panjang di sejumlah SPBU di Lumajang yang terkena dampak krisis BBM di Jember (kolase Instagram explorejember/infojember)

sama diketahui, belakangan ini Kabupaten Jember mengalami krisis BBM karena proses distribusi terhambatnya imbas penutupan jalur Gumitir sejak 24 Juli 2025.

Pertamina menyebut lambatnya proses distribusi ini terjadi karena adanya kemacetan panjang di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, yang menjadi salah satu jalur distribusi utama.

Baca Juga: Belum 24 Jam Ditutup, Jalur Alternatif Gumitir Macet Parah, Netizen Soroti Kondisi Jalan

Krisis BBM tidak hanya berdampak di Jember, tetapi juga meluas hingga Lumajang, Bondowoso dan Lumajang.

Warga Jember yang terdampak parah akibat krisis BBM kini mulai mencari alternatif mencari bahan bakar hingga ke daerah lain, seperti di Bondowoso dan Lumajang hingga Banyuwangi yang berisiko memicu kepadatan baru.

Berdasarkan penelusuran SketsaNusantara.id, keterlambatan pendistribusian BBM ke beberapa wilayah di Jawa Timur juga dipengaruhi oleh kemacetan panjang yang terjadi di Klakah, Lumajang.

Baca Juga: Atasi Kelangkaan BBM di Jember, Gus Fawait Terapkan WFH dan Sekolah Online Mulai Hari Ini

Sebagai respon darurat, Pertamina telah mengerahkan puluhan unit mobil tangki tambahan dari Surabaya dan Malang untuk menambal kebutuhan BBM ke Jember, yang membutuhkan sekitar 700 kiloliter per hari.

Dalam situasi krusial seperti ini, Bupati Jember menghimbau anak-anak agar mengikuti kegiatan belajar sekolah secara berani dan menerapkan work from home (WFH) bagi ASN atau Pegawai Negeri di Lingkungan Pemkab Jember.

Kondisi ini menyoroti pentingnya penanganan cepat dan terkoordinasi dari pemerintah dan Pertamina agar krisis tidak meluas yang semakin berdampak pada kebutuhan dasar masyarakat.******

 Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id.  Klik di sini 

Halaman:

Tags

Terkini