SketsaNusantara.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali mengukuhkan diri sebagai pionir layanan keuangan digital nasional.
Terbaru, BRI merilis fitur Loan On App (LOA) dalam aplikasi super mereka, BRImo, yang memungkinkan nasabah mencairkan limit Kartu Kredit BRI langsung ke rekening tabungan. Tanpa harus mengantre di cabang, semua cukup dilakukan dalam genggaman.
Fitur ini menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat akan akses ke dana tunai secara cepat dan fleksibel.
Melalui LOA, pemegang Kartu Kredit BRI bisa mencairkan hingga 50% dari limit yang tersisa, atau maksimal Rp75 juta, yang langsung ditransfer ke rekening tabungan BRI.
Dana yang ditarik akan otomatis dikonversi menjadi cicilan tetap bulanan hingga 36 bulan, dengan bunga kompetitif yang dimulai dari 0%.
“Ini bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga kemudahan dan keamanan. Loan On App di BRImo adalah bentuk nyata komitmen kami dalam memperluas akses pembiayaan digital,” ujar Agustya Hendy Bernadi, Corporate Secretary BRI.
Baca Juga: AgenBRILink Jangkau 67 Ribu Desa, BRI Perkuat Akses Keuangan hingga ke Pelosok Nusantara
Fitur ini dapat diakses oleh pemegang Kartu Kredit BRI utama (basic), termasuk jenis-jenis seperti BRI Touch, BRI Easy Card, hingga BRI Visa Infinite.
Semua pengajuan dilakukan lewat menu Kartu Kredit di BRImo versi terbaru (v2.85.0), cukup dengan beberapa langkah sederhana: pilih kartu, isi nominal dan tenor, lalu kirim pengajuan.
Selain kepraktisan, keamanan data nasabah juga jadi perhatian utama. Hanya pemegang kartu utama yang bisa mengajukan pencairan, sebagai langkah perlindungan data pribadi dan pencegahan penyalahgunaan.
Baca Juga: Casa Grata Tembus Ekspor ke Singapura, BRI Buktikan UMKM Lokal Mampu Bersaing di Pasar Global
Tak hanya berinovasi dalam layanan ritel, BRI juga memperkuat posisinya di ranah pasar modal syariah.
Bank Kustodian BRI kini mengelola efek syariah sebesar Rp204,4 triliun dari total AUC senilai Rp1.400 triliun (per November 2024). Sejak 2018, kustodian BRI telah mengantongi sertifikasi Kustodian Syariah dari DSN-MUI, dan terbaru, juga memperoleh sertifikasi ISO 9001:2015.