Lonjakan singkat sempat terjadi pada 27 Mei 2025, saat harga naik mendadak dari kisaran Rp12.800 menjadi sekitar Rp13.060/kg.
Namun, setelah itu harga kembali ke pola stabil dan tidak menunjukkan gejolak berarti hingga pertengahan Juni.
Stabilitas harga beras medium ini bisa jadi menjadi pilihan bagi banyak rumah tangga kelas menengah bawah.
Namun, tetap ada potensi kenaikan sewaktu-waktu, terutama bila terjadi gangguan distribusi atau tekanan harga dari wilayah lain.
Meski tren harga tampak “tenang”, kenyataan bahwa harga premium cenderung naik patut menjadi perhatian.
Bagi konsumen, ini bisa berarti meningkatnya pengeluaran rumah tangga. Bagi pedagang dan petani, ini bisa menjadi peluang atau tantangan tergantung posisi mereka dalam rantai pasok.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!