Bangunan asrama tersebut hancur dengan tubuh pesawat berada di antara bangunan. Dikabarkan ada 24 warga sipil tewas termasuk 4 mahasiswa kedokteran BJ Medical College, sementara itu 30-60 mahasiswa linnya terluka usai terjebak dalam puing-puing reruntuhan asrama.
5. Dugaan Penyebab Kecelakaan
Pakar aviasi menduga penyebab awal kecelakaan ini karena pesawat kehilangan daya angkat akibat loss of thrust.
Kondisi terjadi saat pesawat tidak mampu menghasilkan gaya angkat yang cukup untuk tetap berada di udara. Gaya angkat ini biasanya dihasilkan oleh sayap pesawat melalui perbedaan tekanan udara.
Beberapa faktor yang diduga menyebabkan kehilangan daya angkat termasuk kerusakan mesin, atau kondisi aerodinamis yang buruk.
"Melihat keseluruhan video, kemungkinan penyebab kecelakaan tampaknya adalah kegagalan mesin karena hilangnya daya dorong (loss of thrust)," tulis Pushkal Dwivedi, pakar aviasi dari Angkatan Udara India melalui akun X @pushkal_dwivedi.
"Kecelakaan itu mungkin disebabkan oleh mesin yang sudah tua, perawatan yang buruk, atau bahkan sabotase. Pesawat mungkin tidak dapat menghasilkan daya angkat yang cukup dan kemungkinan besar stall (macet) hingga jatuh ke darat," pungkasnya.
Ada pula yang menduga pesawat ini mengalami gangguan mesin akibat bird strike atau serangan burung, terlihat dari roda pendaratan yang tidak bisa dinaikkan saat pesawat lepas landas. Investigasi lebih lanjut sedang berlangsung untuk menentukan penyebab pasti kecelakaan.
6. Korban Tewas Termasuk Mantan Ketua Menteri Gujarat
India Times melaporkan bahwa VIjay Rupani, mantan Ketua Menteri Gujarat dan politikus senior Partai Bharatiya Janata (BJP) menjadi salah satu di antara korban tewas dalam kecelakaan Air India Flight AI 171.
Rupani tampaknya sedang dalam perjalanan ke London untuk bertemu keluarganya ketika kecelakaan terjadi.
Kematiannya disampaikan oleh pejabat pemerintah India dan menjadi kehilangan besar bagi Gujarat, mengingat sosoknya sebagai pemimpin yang dikenal dekat dengan rakyat.