“Yang akan digunakan mekanisme namanya Waste to Energy, mengubah sampah menjadi energi. Nanti Danantara berperan,” tegas Tito.
Transformasi TPA tersebut akan menjadi proyek strategis nasional yang menggabungkan aspek lingkungan dan investasi. Untuk mendukung rencana tersebut, pemerintah melibatkan Danantara, lembaga investasi strategis negara yang baru dibentuk.
Menteri Investasi sekaligus Kepala Badan Pengelola Investasi Danantara, Rosan Roeslani, menyatakan bahwa pihaknya siap terlibat aktif dalam proyek ini.
Tak hanya itu, Danantara juga akan membuka peluang kolaborasi dengan sektor swasta.
“Kami juga akan mengajak pihak swasta untuk berinvestasi bersama dengan Danantara di Waste to Energy,” kata Rosan.
Dengan melibatkan banyak pihak dan mengedepankan teknologi pengelolaan modern, pemerintah optimistis dapat menjadikan persoalan sampah sebagai peluang untuk menghasilkan energi baru terbarukan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!