SketsaNusantara.id - Setelah menjadi perbincangan di media sosial, Ayam Goreng Widuran Solo akhirnya mengumumkan bahwa produk makanannya tidak halal.
Pengumuman ini disampaikan melalui akun Instagram mereka setelah muncul berbagai ulasan dari pengunjung di Google yang mempertanyakan kejelasan informasi mengenai bahan yang digunakan.
Sejumlah pelanggan sebelumnya mengaku tidak mengetahui bahwa makanan yang disajikan mengandung bahan non-halal. Hal itu karena tidak adanya keterangan yang terlihat jelas di outlet.
Ketidakjelasan tersebut memicu reaksi dari masyarakat, terutama dari pelanggan yang hanya mengkonsumsi produk halal.
Menanggapi hal tersebut, manajemen Ayam Goreng Widuran Solo menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.
Dilansir SketsaNusantara.id dari Instagram @ayamgorengwiduransolo menyatakan bahwa pihaknya memahami kegaduhan tersebut menimbulkan keresahan dalam masyarakat.
“Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kegaduhan yang beredar di media sosial belakangan ini,” tulis pihak resto dalam keterangannya.
Lebih lanjut, pihak resto juga mengungkapkan bahwa situasi ini menimbulkan ketidaknyamanan dan keresahan pada masyarakat.
“Kami memahami bahwa hal ini menimbulkan keresahan dalam masyarakat,” tulis manajemen.
Sebagai tindak lanjut dari pengelola, manajemen resto mengambil langkah untuk mencantumkan keterangan non-halal secara jelas di seluruh outlet serta di media sosial resmi mereka.
“Sebagai langkah awal, kami telah mencantumkan keterangan NON-HALAL secara jelas di seluruh outlet dan media sosial resmi kami,” tulis pihak manajemen lebih lanjut.
Pihak resto juga meminta waktu dan kesempatan dari masyarakat untuk melakukan perbaikan secara menyeluruh.