Untuk kenaikannya sendiri mencapai hingga 154,86 persen berdasarkan pertumbuhan volume transaksi.
Kenaikan ini memiliki kaitan erat dengan meningkatnya jumlah pengguna.
Selain itu, jumlah merchant yang menggunakan sistem pembayaran tersebut juga menjadi salah satu faktor penyebab.
Banyak pengguna maupun merchant memanfaatkan pembayaran berbasis QR untuk transaksi sehari-hari.
Selain QRIS, BI-FAST juga menunjukkan peningkatan secara signifikan.
Sistem BI-FAST sendiri digunakan untuk melayani transaksi ritel yang jumlah transaksinya mencapai ratusan juta.
Untuk nilai transaksi menggunakan BI-FAST mencapai angka 849 triliun rupiah.
Sebagai strategi untuk melanjutkan tren pertumbuhan, Bank Indonesia mengupayakan memperluas jaringan kerja sama.
Dalam hal ini, BI akan berfokus pada kerja sama antar negara untuk sistem pembayaran.
Upaya tersebut meliputi menghubungkan QRIS dan BI-FAST dengan sejumlah negara.
Ini sekaligus menjadi bagian dari strategi memperkuat konektivitas keuangan digital pada tingkat global.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!